Antonsen Juara Indonesia Open 2025, An Se-young Comeback Tundukkan Wang Zhi Yi
Minggu, 08 Jun 2025, 19:35 WIBJAKARTA â Pebulu tangkis asal Denmark, Anders Antonsen, sukses merebut gelar juara Indonesia Open 2025 usai mengalahkan wakil Taiwan, Chou Tien-chen, pada partai final yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (8/6). Ini menjadi gelar pertamanya di turnamen level Super 1000 tersebut.
Antonsen, yang kini menempati peringkat tiga dunia, tampil impresif dan menang dua gim langsung 22-20, 21-14 atas Chou yang berperingkat tujuh dunia. Pertandingan berlangsung selama 60 menit.
Gim pertama berlangsung ketat, namun Antonsen mampu menjaga ketenangan di poin-poin krusial. Ia kemudian mendominasi gim kedua dan mengunci kemenangan tanpa banyak tekanan dari lawan.
Sementara itu, di sektor tunggal putri, unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se-young, harus bekerja keras sebelum akhirnya membalikkan keadaan melawan wakil Tiongkok, Wang Zhi Yi. An yang sempat tertinggal satu gim lebih dulu, bangkit dan menang dengan skor 13-21, 21-19, 21-15 dalam durasi 81 menit.
âSaya senang bisa meraih gelar ini lagi. Pertandingannya aneh dan cukup sulit, tapi saya berhasil menemukan kepercayaan diri dan tidak menyerah,â kata An Se-young. Gelar ini menjadi yang kedua baginya di Indonesia Open, setelah sebelumnya juara pada 2021.
Dari nomor ganda campuran, pasangan asal Prancis Thom Gicquel dan Delphine Delrue menciptakan kejutan dengan menundukkan unggulan keenam asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.
Gicquel/Delrue yang kini berada di peringkat 10 dunia menang straight game 21-16, 21-18 dalam waktu 48 menit. Hasil ini sekaligus mengantarkan Prancis meraih gelar perdana di turnamen level Super 1000.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
AI Picu Kelelahan Otak Pengguna
-
Mulai 12 Maret Blok M-Bandara Soekarno Hatta Dilayani Transjabodetabek
-
Pemerintah Susun Tahapan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati Jelang Implementasi Biodiesel 50
-
Sudan Makin Mencekam, Tenaga Medis Jadi Sasaran Serangan
-
Analis: Gencatan Senjata Memberi AS Kepuasan, tetapi Iran dapat Masuk ke Perundingan dengan Posisi Tawar Lebih Kuat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.