Dedi Mulyadi: Orang Tua Perlu Contoh Nabi Ibrahim dalam Mendidik Anak
Jumat, 06 Jun 2025, 16:25 WIBCirebon - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengajak para orang tua meneladani keteguhan Nabi Ibrahim AS dalam mendidik anak, sebagai refleksi nilai pengorbanan yang terkandung dalam peringatan Idul Adha 1446 Hijriah.
âIdul Adha adalah sebuah peristiwa perjalanan hidup yang dicontohkan dua insan yang bergelar nabi, yaitu Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS,â kata Dedi di Masjid Nurul Huda Desa Tonjong, Kabupaten Cirebon, Jabar, Jumat.
Ia menjelaskan Nabi Ibrahim menunjukkan ketaatan dan keikhlasan saat diperintahkan Allah SWT untuk mengorbankan putranya, sementara Nabi Ismail menunjukkan keberanian serta kepatuhan sebagai seorang anak.
âKeduanya memberikan teladan yakni Ibrahim rela mengorbankan anaknya, lalu mengikhlaskan karena tahu bahwa anak itu milik Sang Pemilik. Ismail pun dengan penuh ketundukan siap mengorbankan dirinya,â katanya.
Namun, lanjut Dedi, nilai-nilai itu kini mulai bergeser karena banyak orang tua justru terbalik dalam mendidik anak-anaknya, lebih sering tunduk pada keinginan dan desakan anak daripada membimbing dengan tegas.
âHari ini yang terjadi antara ayah dan anak, adalah ayah mengikuti hawa nafsu anak. Anaknya ingin keluar malam diizinkan, ingin motor padahal belum waktunya dibelikan,â ujarnya.
Menurut dia, sikap seperti itu bertentangan dengan keteguhan Nabi Ibrahim dalam mendidik putranya.
Ia mengingatkan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab moral dan spiritual untuk mendidik, bukan memanjakan.
âMari kepada seluruh orang tua, jangan terus-terusan mengikuti hawa nafsu anaknya,â kata Dedi.
Ia berharap peringatan Idul Adha tahun ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai pendidikan spiritual dalam keluarga, sebagaimana diteladankan Nabi Ibrahim AS.
Selain itu, Dedi juga menekankan bahwa kurban tidak semata-mata tentang menyembelih hewan.
Ia menilai, pengorbanan juga harus diterapkan dalam kebijakan, termasuk keberanian memangkas anggaran yang tidak berpihak kepada rakyat.
âPeristiwa kurban bukan hanya memotong sapi, tapi yang paling utama mari kita potong anggaran pejabat, berikan untuk pembangunan jalan, bangun rumah rakyat miskin dan lainnya,â ucap dia.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Nottingham Forest Libas Liverpool 3–0 Tanpa Ampun
-
Keren! Samarinda Punya Kapal SAR Baru Rp1,69 Miliar, Siap Siaga di Sungai Mahakam
-
KDM Harap Pengembangan Padi Unggul Tingkatkan Produktivitas Jabar
-
Dedi Mulyadi: Hukuman Kerja Sosial untuk Terpidana di Bawah 5 Tahun Bisa Ringankan Beban Negara
-
Vakum 5 Tahun! Faldo Series Kembali Guncang Indonesia, Rebut Tiket Bergengsi ke Vietnam dan Inggris
-
Menteri PU Siapkan Satgas Bersama Antisipasi Banjir di Rel Kereta saat Arus Mudik Lebaran
-
Respons Cepat TNI Hadapi Erupsi Gunung Semeru: Evakuasi & Bantuan Logistik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.