Tekad Manny Pacquiao untuk Kalahkan Barrios demi Warisannya dalam Tinju

Rabu, 04 Jun 2025, 18:55 WIB

Jakarta - Legenda tinju asal Filipina Manny Pacquiao bertekad mengalahkan juara dunia kelas welter (66,6 kg) World Boxing Council (WBC) Mario Barrios demi meninggalkan warisannnya yang penting dalam dunia tinju.

"(laga melawan Barrios) Ini sangat berarti bagi saya dan karir tinju saya, memecahkan rekor saya sendiri. Namun tujuan saya adalah untuk meninggalkan warisan bagi para penggemar tinju karena hal tersebut dapat menginspirasi generasi muda yang bermimpi untuk menjadi juara," kata Manny Pacquiao dalam sebuah konferensi pers di Los Angeles sebagaimana laporan laman The Ring yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Ket. Foto: Petinju Manny Pacquiao (kiri) dan juara kelas welter WBC Mario Barrios (kanan). — Sumber: Antara

Kedua petinju akan naik ring di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas pada 19 Juli 2025, di mana Pacquiao akan berusaha untuk kembali mengukir sejarah.

Petinju yang menjadi satu-satunya juara delapan divisi itu mengatakan tidak percaya akan kembali bertanding setelah hampir empat tahun dari pertarungan terakhirnya.

"Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya akan kembali," kata Pacquiao.

Terlepas dari berbagai penghargaan yang telah diraih Pacquiao dalam karirnya yang akan menempatkannya di "Hall of Fame" tinju internasional akhir pekan ini di Canasota, New York, ia masih percaya bahwa kemenangan atas Barrios adalah penting bagi warisannya.

Pacquiao yang memulai karir sebagai petinju profesional pada 1995 mengatakan, ia mewujudkan pola pikir seorang penantang saat ia ingin melengserkan Barrios.

Mantan juara asal Filipina itu juga mengatakan bahwa ia sangat merindukan olahraga tinju dan ia merasa bahwa keputusannya untuk berhenti bertinju akan terbayar saat ia kembali.

"Saya merindukan tinju. Terutama situasi ini, diwawancarai dan menjalani pemusatan latihan. Saya merindukan itu. Tinju adalah gairah saya. Cara saya berlatih, cara saya bekerja keras dan mendorong diri saya sendiri hingga batasnya adalah untuk memastikan bahwa saya dapat memberikan pertarungan yang bagus untuk para penggemar," katanya.

Jika Pacquiao yang akan kembali naik ring dengan membawa rekor 62 kemenangan (39 KO, delapan kekalahan, dan dua seri, dapat menciptakan kejutan, dia akan memecahkan rekornya di usia 46 tahun.

Sementara itu, Barrios juga memahami tugas yang diembannya dan ia tidak boleh membiarkan apa pun menghalangi langkahnya untuk mempertahankan gelarnya.

"Ini gila untuk diungkapkan dengan kata-kata. Pada 19 Juli nanti, seorang legenda akan berada di hadapan saya untuk merebut gelar juara dunia WBC saya," katanya.

Ia mengatakan, sangat menghormati Pacquiao dan hanya mengatakan hal-hal baik tentang dirinya di luar ring. Namun, di dalam ring, Pacquiao hanyalah seorang pria biasa yang mencoba merebut apa yang dimilikinya.

Barrios yang diangkat menjadi juara pada 2024 setelah Terence Crawford (41-0, 31 KO) mengosongkan gelarnya, mengatakan dirinya menjadi sang juara karena sebuah alasan dan ia akan membuktikan kepantasannya pada 19 Juli mendatang.

Juara asal Amerika Serikat yang memiliki rekor 29 kemenangan (18 KO), dua kekalahan, dan satu seri, itu juga menekankan pentingnya sebuah kemenangan atas Pacquiao dan apa yang dapat dilakukan untuk karirnya.

"Kemenangan atas sang legenda sangat besar bagi saya. Ini sangat besar untuk semua yang saya kerjakan, tidak hanya untuk diri saya sendiri, keluarga saya, anak perempuan saya, dan semuanya dipertaruhkan saat ini. Saya tahu ini adalah tugas yang sangat besar. Dia adalah seorang legenda karena suatu alasan," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.