Jemaah Haji Indonesia Mulai Bergerak ke Arafah untuk Wukuf

Rabu, 04 Jun 2025, 15:22 WIB

MAKKAH - Jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan dari penginapan di kota Makkah, Rabu (4/6), menuju Padang Arafah untuk wukuf dalam rangka pelaksanaan puncak ibadah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Sebanyak 221 ribu jemaah asal Indonesia dijadwalkan tiba di Arafah secara bertahap dan bergelombang hingga Rabu malam (4/6) malam waktu Arab Saudi.

Ket. Foto: Jemaah haji Indonesia — Sumber: antara foto

Seluruh armada bus telah disiapkan untuk mengangkut jemaah secara sistematis dari hotel-hotel di kawasan Raudhah, Misfalah hingga Aziziyah. Sistem keberangkatan diatur untuk menghindari kepadatan dan menjaga keselamatan.

Dari kota Makkah memantau pergerakan jamaah dilakukan secara bergelombang, diangkut dengan bus-bus yang disediakan oleh syarikah. Petugas penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) turut mengatur perjalanan tersebut sejak pagi hari dan akan terus berlangsung hingga malam.

Seluruh jrmaah dipastikan tiba di Arafah sebelum waktu wukuf dimulai pada 9 Zulhijah.

Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang paling utama dan berlangsung sejak tergelincir matahari (waktu Zuhur) hingga terbenamnya matahari pada hari Arafah. Selama periode tersebut, jemaah akan berkumpul di tenda-tenda berpendingin yang telah disiapkan oleh syarikah.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar sebelumnya menyampaikan pesan khusus kepada seluruh jamaah agar menggunakan waktu wukuf sebagai momen untuk bermunajat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Waktu wukuf adalah saat paling mustajab untuk berdoa. Gunakan dengan sebaik-baiknya untuk memohon ampunan, keselamatan keluarga, bangsa, dan umat manusia,” ujar Menag.

Sementara itu, jemaah safari wukuf, yakni mereka yang lansia, sakit, atau berkebutuhan khusus, akan diberangkatkan menggunakan armada khusus dari hotel transit yang telah ditentukan. Proses pengangkutan mereka dilakukan dengan pengawasan dan pendampingan oleh petugas kesehatan.

Dengan dimulainya pergerakan ke Arafah, rangkaian puncak haji resmi dimulai. Setelah wukuf, jemaah akan melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah untuk mabit (bermalam) dan mengumpulkan batu kerikil, sebelum melanjutkan prosesi lontar jumrah di Mina.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.