Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Desak Mitra Dagangnya Serahkan Proposal Tarif Paling Lambat 4 Juni

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 01:10 WIB | Oleh:
AS Desak Mitra Dagangnya Serahkan Proposal Tarif Paling Lambat 4 Juni Doc: SAUL LOEB/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (2/5), memintanegara-negara mitra dagangnya menyerahkan tawaran terbaik mereka atas tarif yang telah diberlakukan Washington paling lambat tanggal 4 Juni 2025. Permintaan itu karena para pejabat berupaya mempercepat perundingan dengan banyak mitra menjelang tenggat waktu yang ditetapkan yaitu dalam lima minggu.

Dikutip dari The Straits Times, draf yang dibuat oleh kantor Perwakilan Dagang AS United States Trade Representative memberikan gambaran mengenai rencana Presiden Donald Trump untuk mengakhiri negosiasi yang sulit dengan puluhan negara yang dimulai pada tanggal 9 April ketika ia menghentikan tarif “Hari Pembebasan” selama 90 hari hingga tanggal 8 Juli setelah pasar saham, obligasi, dan mata uang bergejolak karena merespon kebijakan tarif itu.

Penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett telah berulang kali berjanji bahwa beberapa perjanjian hampir selesai, sejauh ini hanya satu perjanjian yang telah dicapai dengan mitra dagang utama AS yaitu Inggris. Pakta terbatas itu dinilai lebih mirip dengan kerangka kerja untuk perundingan yang sedang berlangsung daripada kesepakatan akhir.

Menurut rancangan dokumen tersebut, AS meminta negara-negara untuk mencantumkan proposal terbaik mereka di sejumlah area utama, termasuk tawaran tarif dan kuota untuk pembelian produk industri dan pertanian AS serta rencana untuk memperbaiki hambatan non-tarif apa pun.

Hal lain yang diminta mencakup komitmen apa pun mengenai perdagangan digital dan keamanan ekonomi, beserta komitmen spesifik negara, menurut surat tersebut. AS akan mengevaluasi tanggapan tersebut dalam beberapa hari dan menawarkan kemungkinan zona yang disepakati yang dapat mencakup tarif timbal balik.

Tidak jelas kepada negara mana surat itu akan dikirim, tetapi ditujukan kepada negara-negara tempat negosiasi sedang berlangsung dan mencakup pertemuan serta pertukaran dokumen. Negosiasi aktif telah berlangsung dengan Uni Eropa, Jepang, Vietnam, dan India.

Seorang pejabat USTR mengatakan negosiasi perdagangan masih berlangsung. “Negosiasi yang produktif dengan banyak mitra dagang utama terus berlanjut dengan cepat. Merupakan kepentingan semua pihak untuk mencatat kemajuan dan menilai langkah selanjutnya.”

Saling Menguntungkan

Wakil Presiden kebijakan perdagangan global di Dewan Perdagangan Luar Negeri Nasional, Tiffany Smith, menyambut baik langkah USTR.

“Kami gembira bahwa USTR memajukan negosiasi secepat mungkin,” katanya kepada Reuters, seraya menambahkan bahwa kesepakatan dagang yang menghapus hambatan bagi perusahaan AS di luar negeri dan menurunkan tarif AS akan menjadi saling menguntungkan jika dilakukan dengan cara yang mengembalikan kepastian dan stabilitas pada hubungan dagang”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
Bulgaria Tuntut Laut Hitam ...

Produksi Energi Bersih Turki Meroket Pecah Rekor

53 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Produksi Energi Bersih Turk...
Luar Negeri
Sukses Turun, Tingkat Merok...
Luar Negeri
Hong Kong Sah Jadi Juara Ek...
Luar Negeri
Mesir Kirim Konvoi Raksasa ...
Luar Negeri
Polisi Kolombia Sukses Ring...
Advertisement
Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.