Keren, Ternyata Yogyakarta Simpul Strategis Lalu Lintas Udara

Selasa, 03 Jun 2025, 12:30 WIB

JAKARTA - Sebagai lokasi penyelenggara tuan rumah ICAO Asia/Pacific Airport and Airspace Capacity Assessment Workshop, Yogyakarta bukan hanya simbol budaya, tetapi juga representasi kapasitas layanan navigasi udara Indonesia.

Dikatakan oleh Direktur Utama AirNav Indonesia, Avirianto Suratno bahwa selama April 2025, Kantor Cabang AirNav Indonesia Yogyakarta mencatat sebanyak 2.524 pergerakan pesawat yang terdiri dari penerbangan domestik, internasional, dan latihan.

Ket. Foto: Direktur Utama AirNav Indonesia, Avirianto Suratno — Sumber: Dok. Istimewa

"Proyeksi internal menunjukkan tren peningkatan yang stabil pada Mei 2025 dengan estimasi mencapai sekitar 2.600 pergerakan, seiring meningkatnya konektivitas menjelang libur panjang," kata Avi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/6).

Ia juga mengungkapkan bahwa AirNav Yogyakarta saat ini melayani berbagai rute domestik utama seperti Jakarta, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Banjarmasin, Medan, dan Makassar.

Untuk rute internasional, tegas Avi navigasi mendukung layanan penerbangan dari dan ke Kuala Lumpur serta Singapura, hal ini menegaskan peran vital Yogyakarta sebagai simpul konektivitas udara regional.

"Dari total trafik di bulan April, 92% merupakan penerbangan domestik, menunjukkan bahwa layanan navigasi berperan penting dalam mendukung mobilitas antardaerah di Indonesia," tutupnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.