- Home
-
- Luar Negeri
-
- Iran Tolak Usulan Kesepaka...
Iran Tolak Usulan Kesepakatan Nuklir AS Karena Dianggap Tidak Berimbang
Selasa, 03 Jun 2025, 15:55 WIBTEHERAN â Iran berencana menolak usulan Amerika Serikat mengenai perjanjian nuklir, karena menganggapnya tidak berimbang, kata seorang sumber diplomatik pada hari Senin (2/5), menyusul negosiasi yang dimulai pada bulan April.
Menurut laporan Kyodo News, pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah meminta Iran untuk menghentikan pengayaan uranium.
Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi mengatakan pada hari Sabtu di platform media sosial X, ia telah menerima melalui mediator Oman "unsur-unsur proposal AS yang akan ditanggapi dengan tepat" sesuai dengan kepentingan nasional Iran.
Sumber tersebut mengatakan kepada Kyodo News bahwa unsur-unsur tersebut "benar-benar berat sebelah" dan menguntungkan kepentingan AS dan Israel, serta mengecam usulan tersebut sebagai "tidak mungkin."
Trump, yang telah berjanji akan menghalangi Iran memperoleh senjata nuklir, sedang mencari kesepakatan baru dengan Iran setelah menarik AS keluar dari perjanjian sebelumnya antara Iran dan enam negara besar pada tahun 2018, di mana Teheran setuju untuk mengekang kegiatan nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi.
Pejabat senior pemerintah AS dan Iran telah mengadakan lima putaran perundingan tidak langsung mengenai masalah nuklir sejak April tahun ini. Iran bersikeras bahwa kegiatan nuklirnya bertujuan damai.
Trump mengancam akan menggunakan kekuatan militer jika perundingan gagal. Kedua belah pihak mengatakan negosiasi akan terus berlanjut, tetapi jadwal untuk putaran berikutnya belum ditetapkan, yang menunjukkan masih adanya perbedaan pendapat.
Israel dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk menyerang fasilitas nuklir Iran. Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa ia telah meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu selama pembicaraan telepon untuk tidak menyerang Iran, dengan mengklaim Washington hampir mencapai kesepakatan nuklir dengan Teheran.
- Perundingan Nuklir
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Polda Papua Barat Daya Sasar Tujuh Pelanggaran Prioritas di Operasi Zebra Dofior 2025
-
Banjir Lhokseumawe Lumpuhkan Asrama TNI, Anak Prajurit Terpaksa Tidur di Tumpukan Kain
-
Gubernur Jateng Tegaskan Pemuda Harus Jadi Penggerak Sejarah, Bukan Pelengkap
-
Pemerintah: Aturan Umrah Mandiri Telah Resmi Disahkan
-
Rupiah Hari Ini Melemah, Analis Bongkar Penyebabnya
-
Menaker Ajak Pekerja Siap Hadapi Disrupsi AI dan Industri Hijau
-
E3 Siap Berlakukan Kembali Sanksi terhadap Iran jika Tak Kembali ke Meja Perundingan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.