7.000 Anak Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Banjarmasin Bertindak

Senin, 02 Jun 2025, 21:20 WIB

Banjarmasin - Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan M Isnaini menyampaikan, pemerintah kota setempat harus segera menangani ribuan anak yang putus sekolah agar masa depan mereka bisa diselamatkan.

"Informasinya mencapai 7.000 anak di kota ini yang putus sekolah diberbagai jenjang," ujarnya di Banjarmasin, Senin (2/6).

Ket. Foto: Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin M Isnaini. — Sumber: Antara

Data tersebut diketahuinya dari pemerintah kota sendiri lewat pemberitaan media massa baru-baru ini, di mana kondisi tersebut sangat memprihatinkan di masa saat ini.

"Harus ditangani dengan cepat ini, jangan sampai terlambat, sebab ini menyangkut masa depan mereka," ujarnya.

Pihaknya berencana untuk memanggil Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin untuk mengkonfirmasi kebenaran data ribuan anak putus sekolah tersebut, termasuk ingin mengetahui langkah penanganannya.

"Ini penting harus kita pastikan, apalagi Pak Wali Kota  (Muhammad Yamin) juga sudah menginstruksikan untuk penanganan ini dengan serius," ujarnya.

Menurut Isnaini, jika memang masalahnya pada ekonomi, harus bisa dibantu dan difasilitasi untuk mendapatkan beasiswa, termasuk dari pemerintah kota sendiri.

"Karena salah satu investasi yang besar bagi seseorang itu adalah pendidikan," ujarnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Ryan Utama menyampaikan, data awal dari aplikasi verifikasi anak putus sekolah mencatat sekitar 7.000 anak di berbagai jenjang pendidikan sekolah.

Namun, ungkap dia, dari angka itu, baru 1.900 yang datanya berhasil diverifikasi.

"Kita belum tahu alasan jelas kenapa sebagian besar dari mereka tidak sekolah. Apakah karena biaya, kondisi keluarga, atau faktor sosial lainnya," terang Ryan.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.