Evakuasi Korban Longsor di Gunung Kuda Alami Kendala

Minggu, 01 Jun 2025, 19:36 WIB

CIREBON – Tim gabungan pencarian korban longsor tambang galian C di Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat, mengalami kendala serius saat melakukan proses evakuasi karena terjadi beberapa kali longsor susulan di area tersebut.

Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhammad Yusron di Cirebon, Minggu (01/6), mengatakan selama proses pencarian hari ini telah terjadi lima kali longsoran di sekitar lokasi dengan skala yang cukup besar.Akibatnya, upaya pencarian korban yang masih tertimbun material longsor di Gunung Kuda harus dihentikan sementara.

Ket. Foto: Suasana proses evakuasi jenazah korban longsor di Gunung Kuda Cirebon, Jawa Barat, Minggu (1/6/2025). — Sumber: ANTARA

“Terkait dengan penghentian ini, kita tahu bersama tadi saat pelaksanaan pencarian korban ini sudah terjadi lima kali longsoran, skalanya cukup besar,” katanya.

Ia menyebut frekuensi longsor susulan cukup sering, bahkan pada hari pertama pencarian tercatat tiga kali longsor terjadi, disusul dua kali longsor tambahan pada hari berikutnya.

Menurut dia, kondisi tanah yang labil membuat tim harus bekerja ekstra hati-hati agar personel yang dikerahkan di lokasi tetap aman saat menjalankan tugasnya.

Yusron menuturkan situasi tersebut membuat tim harus terus waspada dan menghentikan kegiatan pencarian, terutama setiap kali ada tanda-tanda pergerakan material di lokasi tersebut.

Ia mengatakan saat ini alat deteksi pergerakan tanah sangat diperlukan, untuk memantau kondisi medan di area tambang tersebut.

“Sehingga dari tim inspektur pertambangan Kementerian ESDM, memang disarankan harus ada alat khusus yang mendeteksi pergerakan tanah,” katanya.

Yusron menegaskan bahwa keselamatan petugas tetap menjadi prioritas, sehingga proses evakuasi akan kembali dilanjutkan setelah kondisi pada area tersebut dinyatakan aman.

“Kita bekerja butuh pengamanan yang safety dalam menjalankan tugas ini,” katanya.

Hingga hari ketiga pencarian, lanjut dia, sudah ada dua korban yang berhasil dievakuasi setelah tertimbun material longsor.

Ia menyebutkan dengan tambahan itu, maka saat ini total ada 19 korban jiwa akibat insiden longsor di Gunung Kuda.

“Enam korban lainnya diduga masih tertimbun longsor,” katanya.

Pencarian korban pada hari ini melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan sejumlah relawan, yang saat ini bersiaga di sekitar posko utama sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

  • Longsor Gunung Kuda Cirebon

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cove Ungkap Tren Hunian Gen Z dan Milenial: Makin Pilih Sewa 1–3 Bulan

Kaltim Dikepung 14.795 Titik Panas, BPBD Perketat Pengawasan Karhutla

Taekwondo Indonesia Harumkan Merah Putih di 2026 China Open, Tampil Gemilang di Hunan.

Bareskrim Bongkar Kasino Judi di Sukoharjo, Fakta di Baliknya Bikin Geger!

Pelatihan Periklanan Digelar Kemenekraf untuk Asah "Skill Branding" Pelaku Ekraf & UMKM di Solok Agar Naik Kelas

PTPN III dan BRIN Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dorong Swasembada Pangan

Pelaku Ekonomi Kreatif Solok Makin Cuan? Kemenekraf Gelar Pelatihan Periklanan

Kebakaran Hebat Terjadi Hari Ini, Api Lahap Pabrik Plastik di Kabupaten Serang, Picu Kepanikan Warga

Schneider Electric Perkenalkan Altivar HVAC ATH600, Dorong Efisiensi Energi Bangunan

Hakim Tolak Perlawanan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Operasi Penerjunan 40 Tim Alfa TNI Buru Titik Api di Taman Nasional Way Kambas

Kolaborasi Indosat dan Komdigi Buka Jalan Talenta Digital Papua

Komisi XI DPR setujui Destry Damayanti sebagai Gubernur BI dan Aida Budiman Jadi DGS Periode 2026-2031

Hampir 1.400 Orang Hilang dan Ratusan Korban Tewas dalam Banjir Bandang Nepal-Tibet

IHSG Hari Ini Bangkit Saat Risiko Domestik Surut

KA Malabar Tabrak Truk Mogok di Atas Rel Klaten, Tiba di Malang Terlambat 297 Menit

Festival Film Desa Dapat Fasilitas Kemendes Jadi Gerakan Baru Dorong Ekraf Lokal Angkat Perekonomian Daerah

Rupiah Hari Ini Melemah di Tengah Data PCE Sesuai Konsensus

Kemenko Polkam Terima Aspirasi SP PLN: Isu Ketenagalistrikan Berdampak ke Stabilitas Nasional

11 Tahun J&T Express, Perkuat Teknologi Logistik dan Perluas Dampak Sosial

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.