99 Persen Rumah Tangga di Kepri Sudah Diterangi Listrik

Minggu, 01 Jun 2025, 21:08 WIB

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyampaikan sebanyak 629.847 rumah tangga sudah diterangi listrik, atau mencapai 99,10 persen dari total target sebanyak 635.577 rumah tangga, dan tersisa 5.730 rumah tangga belum berlistrik.

"Per Mei 2025, rasio elektrifikasi listrik (RE) di Kepri menyentuh angka 99,10 persen," kata Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, dihubungi di Tanjungpinang, Minggu (01/6).

Ket. Foto: Gubernur Kepri Ansar Ahmad (kiri) dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura. — Sumber: ANTARA

Nyanyang menyampaikan capaian rasio elektrifikasi itu salah satunya dengan dilaksanakannya program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) sejak tahun 2021 sampai 2024. Dalam rentang empat tahun terakhir, katanya, sebanyak 12.764 rumah tangga prasejahtera di Kepri menerima bantuan pasang baru listrik (BPBL).

Ia memerinci jumlah penerima program BPBL itu terbagi sebanyak 4.524 rumah tangga pada tahun 2021, lalu 1.739 pada tahun 2022, kemudian 2.895 pada tahun 2023, dan 3.606 rumah tangga pada tahun 2024.

Total keseluruhan BPBL yang diberikan kepada rumah tangga prasejahtera itu dibagi dalam empat pola anggaran, yakni 2.356 melalui APBD, kemudian 4.998 melalui APBN, lalu 5.114 menggunakan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta 296 berupa solar home system (SHS).

"Kami optimistis program Kepri Terang yang merata akan terwujud," ujar Nyanyang.

Wagub turut menambahkan sistem kelistrikan PLN tahun 2021–2024 mengalami peningkatan cukup signifikan. Dari semula 96 menjadi 114 sistem.

Sistem kelistrikan PLN sepanjang empat tahun itu terbagi dari nyala 24 jam menjadi 36 sistem dari semula 30 sistem, lalu nyala 14 jam menjadi 78 sistem dari sebelumnya 65 sistem.

"Sampai dengan bulan April 2025 sistem kelistrikan PLN dengan jam nyala 24 jam telah bertambah delapan sistem pada delapan ibukota kecamatan," terang Nyanyang.

Dengan kondisi tersebut, lanjutnya, sejauh ini di Kepri masih terdapat 86 pulau non-PLN yang masih menyala selama lima jam dan 36 pulau berpenghuni yang belum berlistrik. Kondisi ini yang akan disegerakan dapat teraliri listrik atau peningkatan jam nyala menjadi 24 jam.

Nyanyang optimistis pada masa kepemimpinannya bersama Gubernur Ansar Ahmad dapat mewujudkan pemerataan aliran listrik di Kepri.

"Roadmap PLN melalui program listrik desa tahun 2025–2027 telah mengakomodir penyelesaian di pulau-pulau tersebut," kata Nyanyang.

Sementara itu Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri Darwin mengatakan dari total 629.847 rumah tangga berlistrik di Kepri, sebanyak 627.564 diterangi PLN, lalu 2.177 rumah tangga dengan non-PLN, dan 296 rumah tangga dengan Listrik Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Ia memaparkan rumah tangga berlistrik itu tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Kepri, meliputi Karimun 84.873 rumah tangga (99,40 persen), lalu Natuna 24.253 rumah tangga (99,52 persen), dan Lingga 29.246 rumah tangga (93,67 persen).

Berikutnya, Batam 331.474 rumah tangga (99,80 persen), kemudian Anambas 15.471 rumah tangga (96,12 persen), lalu Bintan 57.278 rumah tangga (98,75 persen), serta Tanjungpinang 83.852 rumah tangga (99,87 persen).

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.