Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN: Pulau Timor-Semau NTT Berpotensi Gunakan Listrik EBT

📅 Sabtu, 31 Mei 2025, 13:51 WIB | Oleh:
PLN: Pulau Timor-Semau NTT Berpotensi Gunakan Listrik EBT Doc: ANTARA
Ket. General Manager PT PLN UIW NTT F Eko Sulistyono saat memberikan keterangan kepada wartawan di Pulau Semau, Senin (26/5).

KUPANG - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan bahwa Pulau Timor dan Pulau Semau di Provinsi NTT memiliki potensi untuk menggunakan listrik dari energi baru-terbarukan.

"Kita bisa pastikan bahwa nantinya akan 100 persen karena memang sudah dicanangkan begitu dan potensi itu ada," kata General Manager PT PLN UIW NTT F Eko Sulistyono kepada wartawan di Kupang, Senin.

Hal ini disampaikannya saat mengajak sejumlah media untuk meninjau sejumlah site milik PLN di pulau Semau, yakni PLTD dan PLTS Semau.

Dalam kunjungan itu, GM Eko sempat melihat langsung PLTD serta PLTS Semau yang menjadi satu-satunya pendukung bagi PLTD di pulau itu.

Eko menambahkan bahwa NTT  sudah ditetapkan sebagai pulau energi baru terbarukan, yang berarti secara keseluruhan kelistrikan di wilayah NTT akan menuju ke EBT.

Menurut dia, baik  di Pulau Timor dan Semau memiliki karakteristik panas yang sangat baik, karena itu pengembangan potensi surya serta potensi energi baru terbarukan akan terus dikembangkan di wilayah tersebut.

"Kalau di daerah Timor seperti angin, PLTS Bayu iya, nanti akan dikembangkan ombak dan yang ke depan yang paling memungkinkan adalah pengembangan di tenaga Surya," ujar dia.

Khusus untuk pulau Semau sendiri ujar dia banyak wilayah kosong yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan energi baru terbarukan untuk khususnya tenaga Surya.

Namun menurut dia, banyaknya lahan yang kosong, butuh kerja bersama dengan pemerintah daerah untuk mendatangkan investor untuk melihat potensi yang ada di pulau tersebut.

Eko juga mengatakan bahwa banyak investor-investor swasta yang datang ke PLN untuk berdiskusi tentang potensi EBT di daerah itu.

"Tentu semuanya bisa berinvestasi di sini, namun juga harus melihat dari sisi keekonomian, jadi misalnya kalau ditawarkan harga tinggi juga harus dievaluasi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Kesiapan Awak Kapal, Kemenhub Gelar Workshop Safety Training untuk Hadapi Situasi Darurat
    Langkah sinergis Ditjen Hubla dan manajemen PT PELNI ...
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Pajak Kendaraan Belum Dibay...

Pramono Tawarkan 37 Proyek Mahal kepada para Wali Kota Dunia

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pramono Tawarkan 37 Proyek ...
Megapolitan
Perpanjang SIM Tak Perlu Ja...
Megapolitan
Pramono dan Wali Kota New Y...
Advertisement
Film "Lobang Buaya" Segera Hadir, Hanung Bramantyo Ingin Anak Muda Tak Melupakan Sejarah

Film "Lobang Buaya" Segera Hadir, Hanung Bramantyo Ingin Anak Muda Tak Melupakan Sejarah

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.