Legislator dorong evaluasi menyeluruh aktivitas galian C di Jabar
Sabtu, 31 Mei 2025, 17:55 WIBCirebon -- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono mendorong pemerintah daerah, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas tambang galian C di Jabar, menyusul terjadinya longsor di kawasan Gunung Kuda Cirebon.
Ono saat meninjau lokasi longsor di Cirebon, Sabtu, mengatakan peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan penerapan metode penambangan yang sesuai dengan prinsip keselamatan dan kelestarian lingkungan.
âIni menjadi catatan bagi Pemprov Jabar agar tidak hanya berhenti pada pemberian izin tambang, tetapi juga memastikan metode operasional tambang dilakukan dengan benar,â katanya.
Ia menyambut baik langkah Gubernur Jabar, yang telah mengeluarkan surat edaran terkait moratorium perizinan tambang.
Namun, menurutnya, kebijakan tersebut perlu diperkuat dengan evaluasi teknis di lapangan terhadap tambang-tambang yang telah beroperasi.
âHarus ada kajian lingkungan dan keselamatan agar kegiatan tambang di lahan apapun dapat dipastikan keamanannya,â katanya.
Selain itu, Ono juga menegaskan pentingnya penegakan aturan terhadap tambang yang tidak menjalankan rekomendasi sesuai izin.
Legislator asal Indramayu itu menilai, Pemprov Jabar memiliki kewenangan untuk menindak tegas, termasuk menutup tambang yang tidak memenuhi standar keselamatan.
âJika tidak dijalankan dengan benar, tentu harus ditutup. Itu bagian dari perlindungan terhadap keselamatan masyarakat dan pekerja tambang,â ujarnya.
Sebelumnya, longsor di kawasan tambang Gunung Kuda yang terjadi pada Jumat (30/5), telah menyebabkan 14 korban jiwa.
Tim gabungan saat ini masih melakukan proses evakuasi, sementara pemerintah daerah dan provinsi menurunkan tim investigasi untuk menelusuri penyebab serta langkah penanganan lanjutan.
- Gunung Kuda Cirebon
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.