Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Babel Bersama Warga Bersihkan Pohon Berisiko di Sekitar SUTT

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN Babel Bersama Warga Bersihkan Pohon Berisiko di Sekitar SUTT Doc: ANTARA
Ket. PLN UIW Babel melakukan pembersihan pohon yang berisiko di sekitar jaringan Sambungan Utama Tengangan Tinggi (SUTT) jalur Koba-Toboali.

PANGKALPINANG – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kepulauan Bangka Belitung bersama warga membersihkan pohon berisiko yang berada di sekitar instalasi Sambungan Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di 150 KV jalur Koba-Toboali yang berada di Desa Nangka. Bangka Selatan.

"Kegiatan ini kami laksanakan melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Bangka untuk menjaga keandalan pasokan listrik di Pulau Bangka," kata Manajer PLN ULTG Bangka Ebtian di Pangkalpinang, Selasa (27/5).

Pada kegiatan itu, petugas bersama warga Desa Nangka melakukan pembersihan pohon yang berada di sekitar jalur SUTT tersebut, salah satunya pohon dengan ukuran cukup besar yang selama ini sudah dalam kondisi kritis dan posisinya yang sangat dekat dengan jaringan transmisi.

Pohon itu dibersihkan karena memiliki potensi gangguan serius terhadap kontinuitas suplai listrik di wilayah Bangka Selatan.

"Kegiatan ini dilakukan berdasarkan hasil ground patrol yang menunjukkan bahwa pohon tersebut masuk dalam kategori critical risk terhadap jaringan 150 KV," ujarnya.

Ia mengatakan, karena adanya nilai-nilai budaya dan mitos masyarakat terhadap pohon ini, pihaknya kemudian melakukan pendekatan persuasif dan kolaboratif. Hal ini dilakukan untuk menghormati kearifan lokal yang menjadi salah satu prinsip utama perusahaan.

"Ketika komunikasi terbuka dijadikan landasan, pekerjaan sebesar apapun bisa berjalan tanpa konflik," katanya.

Sebelum pelaksanaan, PLN telah melakukan koordinasi intensif dan mengantongi izin dari pemerintah desa serta melibatkan pemilik lahan. Salah satu syarat yang diajukan oleh pihak desa adalah pelibatan masyarakat dalam setiap tahapan proses, sebagai bentuk transparansi dan penghormatan terhadap nilai-nilai lokal.

Kepala Desa Nangka, Bayu menyampaikan apresiasi terhadap pendekatan humanis yang dilakukan PLN dan ia juga menyampaikan keselamatan warga dan kelancaran layanan publik tetap menjadi prioritas, namun harus dilakukan dengan mengedepankan harmoni sosial.

"Kami menghargai cara yang dilakukan PLN, datang dengan itikad baik, menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat, dan tidak mengabaikan nilai-nilai lokal. Alhamdulillah, proses berjalan lancar karena masyarakat merasa dilibatkan dan dihormati," ujarnya.

Seluruh proses pembersihan pohon dilaksanakan dengan sangat hati-hati oleh Tim Pemeliharaan Jaringan dan Tim Right of Way (ROW) PLN ULTG Bangka, dengan memperhatikan standar keselamatan ketat, baik dari sisi teknis maupun sosial.

Berbagai langkah pengamanan dilakukan mulai dari pemetaan risiko, teknik penebangan terkontrol, hingga pengawasan langsung petugas di lapangan.

Manajer Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Bangka Wayan Budi Laksana mengatakan keberlangsungan sistem kelistrikan tidak hanya bergantung pada pembangkitan, tetapi juga pada keandalan jaringan transmisi yang menjadi tulang punggung distribusi energi listrik.

"Upaya pembersihan jalur transmisi ini adalah bagian dari kerja kolektif memastikan listrik tetap andal dari pembangkit hingga ke pelanggan. Kami mengapresiasi sinergi yang kuat antara tim lapangan dan masyarakat, tanpa kepercayaan publik, langkah-langkah teknis seperti ini tidak akan berjalan mulus," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Timnas Indonesia Harus Mema...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

44 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.