Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut BUMD Diharapkan Dijabat Putra Daerah

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 21:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dirut BUMD Diharapkan Dijabat Putra Daerah Doc: ANTARA
Ket. Arsip - Dosen Pascasarjana Fakultas Ekonomi Universitas Mataram, Dr. Iwan Harsono.

MATARAM– Dosen Pascasarjana Fakultas Ekonomi Universitas Mataram, Iwan Harsono, berharap Direktur Utama Bank NTB Syariah yang baru diisi oleh putra daerah yang profesional dan kapabel.

"Untuk menunjang visi NTB Mendunia, maka perlu ada figur putra daerah yang profesional dan kapabel di bidangnya duduk di jajaran direksi Bank NTB Syariah," kata Iwan Harsono di Mataram, Selasa (27/5).

Diketahui penjaringan calon direksi BUMD itu oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) sedang berproses. Tim panitia seleksi sedang melakukan wawancara mendalam terhadap 25 orang yang lolos seleksi tahap sebelumnya.

Iwan mengaku mendukung penuh visi Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, yang menginginkan NTB makmur dan mendunia. Salah satunya melalui penyehatan perbankan di daerah. Untuk itu, keinginan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menggenjot pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen dapat ditopang dengan keberadaan perbankan yang sehat.

Oleh karena itu, kata dia, dibutuhkan figur putra daerah yang profesional dalam menjalankan perbankan berbasis syariah di NTB. Sebab, selama ini Bank NTB Syariah dipimpin oleh orang luar daerah.

Dia berharap Gubernur NTB mengutamakan putra daerah duduk di jajaran direksi dan komisaris terutama sebagai Direktur Utama. Hal ini berkaca seperti Provinsi Bali, di mana jajaran direksinya diisi oleh putra daerah.

"Ini membuktikan bahwa kualitas dan loyalitas orang-orang NTB sangat mampu dan tepercaya untuk menangani perbankan berbasis Syariah di NTB. Jangan apa-apa impor itu kurang bagus," paparnya.

Dengan adanya putra daerah, diyakini dapat meminimalisasi praktik Capital Flaight (pelarian modal) ke luar daerah. Terlebih NTB di bawah kepemimpinan Iqbal - Dinda berkomitmen untuk menarik sebanyak-banyaknya investor dengan membentuk NTB Capital.

"Kita harus sadar bahwa IPM kita ini bagus. Intinya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada putra daerah untuk duduk di jajaran direksi Bank NTB Syariah," tegas mantan Komisaris PT BPR ini.

Anggota tim panitia seleksi calon Direksi PT. Bank NTB Syariah Prof Asikin membenarkan bahwa tahapan seleksi sedang berproses.

"Iya saat ini kami sedang melaksanakan deb interview di Jakarta untuk 25 calon," ujarnya.

Sebelumnya, terdapat 97 pendaftar mengikuti seleksi administrasi dan tersaring menjadi 28 nama. Setelah seleksi lebih lanjut, jumlah itu mengerucut menjadi 25 kandidat finalis. Tahapan berikutnya adalah wawancara mendalam terhadap 25 kandidat tersebut.

Penilaian dilakukan berdasarkan tiga kategori, yakni Disarankan (nilai di atas 80), Dipertimbangkan (nilai 70–79,9), dan Tidak Disarankan (nilai di bawah 70).

Tim Pansel menargetkan proses wawancara rampung pada akhir Mei 2025. Nama-nama yang direkomendasikan akan diserahkan ke Gubernur NTB pada 1 Juni 2025. Terdapat lima posisi direksi yang akan diisi, yakni Direktur Utama, Direktur Dana dan Jasa, Direktur Pembiayaan, Direktur Keuangan dan Operasional, serta Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.