Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prioritaskan Inklusi dan Kenyamanan Standar Layanan Haji

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 00:00 WIB | Oleh:

Bagaimana dengan menu makanan di Pesawat?

Pada sajian menu makanan di penerbangan, Garuda Indonesia turut menyiapkan makanan hangat sebanyak dua kali dan snacksebanyak satu kali sesuai dengan standar penyajian inflight food bagi penumpang jemaah haji.

Terkait optimalisasi layanan?

Berbagai optimalisasi layanan yang dihadirkan Garuda Indonesia tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kami untuk selalu konsisten menghadirkan layanan penerbangan haji yang aman dan nyaman dengan standar layanan penerbangan bintang 5 bagi seluruh jemaah haji. Garuda Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan optimalisasi layanan penerbangan haji secara berkesinambungan, selaras dengan berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan oleh para pemangku kepentingan penerbangan haji terkait pelaksanaan operasional haji tahun lalu.

Apakah tugas ini telah diamanahkan oleh pemerintah?

Garuda Indonesia bersama Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI (Ditjen PHU Kemenag RI) melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pengangkutan Udara Jemaah Haji Reguler 1446 H/2025 M bertempat di Gedung Kementerian Agama RI. Dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut merupakan salah satu momentum istimewa bagi kiprah Garuda Indonesia untuk melanjutkan catatan sejarah sebagai maskapai yang selalu dipercaya dalam melayani penerbangan haji selama tujuh dekade.

Mengapa untuk ke Tanah Suci kita harus menggunakan Garuda Indonesia?

Selaras dengan mandat sebagai national flag carrier, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Garuda Indonesia dapat mengantarkan para jemaah haji Indonesia untuk memenuhi rukun Islam yang kelima di Tanah Suci. Kepercayaan tersebut tentunya harus kami hadirkan melalui ketersediaan layanan penerbangan haji yang aman dan nyaman dengan memastikan segala aspek keselamatan dan kualitas operasional dapat berjalan dengan optimal.

Terkait layanan umroh, bagaimana Garuda Indonesia melakukannya?

Kinerja charter yang melonjak menjadi katalis penting dalam memperkuat pondasi bisnis. Di saat yang sama, kami juga tengah mengakselerasi program optimalisasi kapasitas melalui penambahan armada, dengan target mencapai 100 pesawat hingga akhir 2025.

Bagaimana perkembangan lini bisnis charter saat ini?

Pertumbuhan pendapatan ini menjadi sinyal positif di tengah transformasi bisnis yang dijalani perseroannya. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. mencatat pertumbuhan pendapatan dari segmen penerbang tidak terjadwal atau charter sebesar 92,88 persen pada kuartal I 2025. Peningkatan tersebut secara umum ditopang oleh trafik pasar charter umrah ke Makkah, Arab Saudi.

Apakah ini menjadi sinyal positif?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.