Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menarik! Pemkab Kudus Bakal Sulap Bekas Stasiun KA Jadi Pusat Wisata Kuliner

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menarik! Pemkab Kudus Bakal Sulap Bekas Stasiun KA Jadi Pusat Wisata Kuliner Doc: ANTARA
Ket. Eks Stasiun PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Desa Wergu Kulon, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berencana menyewa lahan eks Stasiun PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Desa Wergu Kulon, Kecamatan Kota, Kudus untuk dimanfaatkan sebagai sentra kuliner khas Kota Kudus.

"Rencana tersebut sudah kami tindaklanjuti dengan berkomunikasi dengan PT KAI. Sedangkan harga sewanya masih dibicarakan karena biasanya ketika pemerintah yang menyewa akan mendapatkan diskon hingga separuhnya," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris didampingi Inspektur Daerah Kudus Eko Djumartono di Kudus, Jumat (23/5).

Untuk luas lahan yang hendak disewa, kata dia, berkisar 6.000 meter persegi. Namun, pemkab juga menerjunkan tim untuk melakukan pengukuran.

Dalam pengembangannya nanti, imbuh dia, Pemkab Kudus juga bisa menggandeng pihak ketiga, sehingga bangunan kuno bekas stasiun tersebut selain bernilai sejarah juga bisa dijadikan sentra kuliner khas Kudus maupun usaha mikro kecil menengah (UMKM).

"Harapan kami, dengan bangunan stasiun yang masih kokoh berdiri bisa dipadukan dengan desain yang menarik, agar bisa menjadi daya tarik wisatawan luar daerah," ujarnya.

Lokasinya yang begitu luas juga akan didesain bisa menampung wisatawan yang berkunjung ke Kudus dengan armada bus. Sehingga desainnya tidak hanya melibatkan arsitek tetapi juga melibatkan Dinas Perhubungan untuk akses keluar masuk kendaraan serta rekayasa lalu lintasnya.

Selain bertujuan memajukan UMKM di Kabupaten Kudus, kata Eko Djumartono yang ditunjuk menjadi perwakilan Pemkab Kudus untuk berkomunikasi dengan PT KAI, penyewaan lahan bekas eks stasiun PT KAI juga untuk menciptakan kawasan setempat bersih dan rapi karena selama ini terlihat kurang bersih dan banyak tanaman gulma.

"Kami juga sudah bertemu dengan perwakilan PT KAI. Nantinya, pengelolaan sentra kuliner tersebut juga bisa melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Pariwisata atau Dinas Perdagangan," ujarnya.

Untuk harga sewanya, kata dia, berkisar Rp3,7 miliar untuk harga komersial per lima tahun, belum termasuk penghitungan bunga ketika pembayarannya dilakukan setiap tahun. Akan tetapi, khusus pemerintah yang menyewa bisa mendapatkan diskon.

"Terkait kepastian besarnya diskon dan tarif sewa, nantinya akan dibicarakan dengan pihak PT KAI," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Ekonomi
Harga Pangan-Transportasi D...
Luar Negeri
Tantangan Berat Menanti War...
Nasional
Prabowo Lantik Sarmuji jadi...
Advertisement
Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.