Kemensos kirim tim-bantuan bagi korban gempa Bengkulu
Jumat, 23 Mei 2025, 16:40 WIBJakarta -- Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan tim dan bantuan untuk merespons dampak bencana alam yang mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan pihaknya melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) telah mengoordinasikan langkah-langkah tanggap darurat dengan Dinas Sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) di tingkat kabupaten/kota hingga Provinsi Bengkulu.
Ia menyampaikan empati dan komitmen guna memastikan kehadiran negara di tengah warga yang terdampak gempa.
âKami merespons cepat dengan menurunkan tim untuk membantu evakuasi, asesmen, dan siap mendistribusikan bantuan. Kemensos akan terus memantau perkembangan dan situasi di lapangan,â kata Mensos Saifullah.
Hingga saat ini, ia mengatakan proses pendataan masih berlangsung.
Sejauh ini, pihaknya mencatat 34 rumah mengalami kerusakan di Kota Bengkulu karena gempa bumi magnitudo 6,3 pada Jumat dinihari tersebut.
Tim Tagana telah melakukan monitoring dan membantu warga di lokasi kejadian, yakni di Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma, Bengkulu Tengah, dan Bengkulu Utara.
Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang, namun waspada terhadap potensi gempa susulan.
Ia mengatakan akan terus melakukan koordinasi dengan BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah agar langkah-langkah penanganan dampak bencana berjalan cepat dan tepat.
Berita Terkait:
-
Walkot Bandung Muhammad Farhan: Seleksi Kembali Dibuka, Tiga Lembaga Konservasi Jadi Calon Pengelola Bandung Zoo
-
Kemendikdasmen: MPLS Ramah Awal Bangun Kepercayaan Diri Murid Berkebutuhan Khusus
-
Resmikan Halte Swadarma ParagonCorp, Gubernur Pramono Targetkan Jakarta Kota Global
-
Percepat Transisi Energi, EESA Summit 2026 Jadi Jembatan Kolaborasi RI-Tiongkok
-
Masuk ke Taman Margasatwa Ragunan Gratis, Pengunjung Cukup Tunjukan KTP DKI Jakarta Saja
-
Tak Cukup Bangun Fisik, Bappenas Tekankan Infrastruktur Sosial Lawan Perubahan Iklim
-
Jakarta Disebut Kota Global, Bisakah Menyamai Tokyo yang 80 Persen Warganya Gunakan Transportasi Publik?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.