- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur: Saya Akan Cabut ...
Gubernur: Saya Akan Cabut Izin Perusahaan yang Menahan Ijazah Karyawan, Melanggar Hak dan Tak Dapat Ditoleransi
Jumat, 23 Mei 2025, 16:31 WIBJAKARTA â Izin perusahaan di Jakarta yang kedapatan menahan ijazah karyawan akan dicabut. âSaya tegasan izin mereka akan saya cabut, kalau menahan ijazah pegawai,â tandas. Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo, Jumat.Â
Perusahaan yang saat ini menahan ijazah karyawan, Pramono pun meminta agar segera mengembalikan ijazah tersebut tanpa biaya.
"Siapa pun yang menahan ijazah pekerja harus segera dikembalikan. Kalau tidak, izinnya saya cabut," kata Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat.
Menurut Pramono, praktik penahanan ijazah adalah bentuk pelanggaran terhadap hak pekerja dan tidak dapat ditoleransi.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta segera menindaklanjuti jika ditemukan kasus serupa. "Pokoknya kalau ada kejadian di Jakarta yang seperti itu, saya minta untuk segera diselesaikan," kata Pramono.
Pernyataan Pramono tersebut menanggapi unggahan akun TikTok Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer yang mendatangi langsung sebuah klinik di Jakarta usai menerima laporan adanya kasus penahanan ijazah oleh pihak manajemen.
Dalam video yang diunggah, Immanuel terlihat datang bersama petugas Dinas Ketenagakerjaan Jakarta.
Ia menemui pihak perusahaan dan mengonfirmasi adanya permintaan uang sebesar 40 juta sebagai tebusan untuk mengembalikan ijazah milik salah satu karyawan.
Dalam video itu, tampak Immanuel juga menuntut perusahaan agar segera mengembalikan ijazah yang ditahan.
Jika masih ada ijazah karyawan yang disimpan atau bahkan hilang, maka akan diproses secara hukum, termasuk kemungkinan dikenakan pasal penggelapan dan pemerasan.
Bagi masyarakat yang mengalami hal serupa, Immanuel juga membuka saluran pengaduan melalui situs resmi www.buruhtanyawamen.id.
- Ijazah Ditahan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.