Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penumpang Kapal Tidar loncat di perairan Paotere belum ditemukan

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 22:00 WIB | Oleh:
Penumpang Kapal Tidar loncat di perairan Paotere belum ditemukan Doc: ANTARA/HO- Dokumentasi Basarnas Makassar.
Ket. Suasana Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran untuk mencari korban penumpang yang dinyatakan hilang usai melompat dari Kapal Pelni KM Tidar di sekitar perairan Pelabuhan Paotere Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (20/5).

Makassar -- Tim SAR Gabungan bersama Basarnas Makassar belum menemukan penumpang Kapal Pelni KM Tidar atas nama Eryks E Dillak (41) yang terjun dari atas kapal pada Senin 19 Mei 2025 dini hari di sekitar perairan Pelabuhan Paotere Makassar, Sulawesi Selatan.

"Setelah pencarian diperluas hingga ke arah timur sesuai dengan BMKG, di mana arus mengarah ke timur. Namun untuk sementara pencarian hari ini, hari kedua, masih dinyatakan nihil," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Kelas A Makassar, Andi Sultan Selasa.

Pencarian korban telah dibagi menjadi tiga tim di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan sesuai dengan rencana operasi yang telah disusun sesuai aplikasi SAR MAP untuk mengoptimalkan proses pencarian

"Pencarian hari ini, dibantu dengan Potensi SAR dari TNI/Polri, instansi dan Organisasi SAR, sehingga tim pencari di bagi menjadi 3 SRU (Search Rescue Unit). Ada sekitar 90 orang yang terlibat," ujarnya menyebutkan.

Sultan menambahkan ketiga SRU ini telah meluaskan pencarian area, SRU 1 menggunakan RBB sejauh 6 mil, SRU 2 dan SRU 3 menyisir di area pesisir hingga 3 mil arah timur.

Sebagai bagian dari upaya pencarian, Tim SAR Gabungan telah mendirikan posko di RB 212 milik Basarnas Makassar yang berada di areal Pelabuhan Paotere, Makassar.

Sebelumnya, korban pria berusia 41 tahun ini diduga membuang dirinya dari atas kapal di tengah laut. Kejadian sekitar pukul 01.49 WITA Senin dini hari.

Dua orang penumpang sempat melihat korban asal Kupang ini, melompat dari kapal, saat KM Tidar hendak transit di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.

Mengetahui hal tersebut Crew Kapal menekan tombol MOB ECDIS sebagai dasar untuk menghentikan kapal karena terjadi insiden Man Over Board yaitu orang jatuh dari kapal.

Informasi diterima KM Tidar sebelumnya dari arah Bau-bau transit di Pelabuhan Makassar, selanjutnya akan menuju Tanjung Perak, Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Sebelumnya pihak kru kapal telah melakukan pencarian selama satu jam menggunakan kapal pandu, namun hasil nihil sehingga melaporkan kejadian tersebut ke pihak Basarnas Makassar. Belum diketahui permasalahan korban nekad melompat ke tengah laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.