Main Aman, Tetap Agresif: Danantara Pisahkan Risiko demi Efisiensi

Selasa, 20 Mei 2025, 14:58 WIB

JAKARTA – Dengan memisahkan risiko pengelolaan dan investasi, BUMN dapat mengidentifikasi risiko-risiko khusus yang terkait dengan masing-masing aktivitas secara lebih detail dan terperinci. Pemisahan memungkinkan BUMN untuk mengembangkan strategi pengelolaan risiko yang lebih spesifik dan tepat sasaran untuk setiap jenis risiko.

Manajemen risiko yang efektif dapat membantu BUMN meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi pemborosan sumber daya, dan mempercepat pengambilan keputusan.

Ket. Foto: Ilustrasi - Kantor Danantara. — Sumber: Antara

Chief Operational Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Dony Oskaria?????? menegaskan bahwa pemisahan antara risiko pengelolaan BUMN dan risiko investasi sudah dilakukan bahkan sejak awal pembentukan Danantara.

Hal ini tecermin dari struktur kepengurusan Danantara yang memiliki Holding Operasional, berada di bawah komando Dony sendiri. Selain itu, ada Holding Investasi di bawah komando Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir.

“Pertanyaan (publik) apakah nanti risikonya akan menyeret-nyeret BUMN (ke dalam risiko investasi yang tidak bisa diprediksi), itu sudah jelas tidak. BUMN memiliki satu superholding sendiri namanya Danantara Asset Management (Holding Operasional). Kemudian satu sisi lagi Danantara Investment Management (Holding Investasi),” kata Dony dalam acara “Outlook Ekonomi DPR” di Jakarta, Selasa (20/5).

Sejak awal pembentukan Danantara, Dony menjelaskan bahwa para pemangku kepentingan telah mempertimbangkan kemungkinan terjadinya risiko investasi. Oleh sebab itu, penting dilakukan pemisahan yang jelas antara risiko pengelolaan BUMN dan risiko investasi.

Danantara sebagai sovereign wealth fund (SWF) Indonesia diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Mengingat hal itu, maka dibutuhkan pengelolaan BUMN yang jauh lebih baik melalui Danantara Asset Management untuk bisa meningkatkan dividen yang pada akhirnya dividen tersebut akan diinvestasikan melalui Danantara Investment Management.

Dony menekankan bahwa Danantara Investment Management akan men-leverage dividen BUMN, bukan memanfaatkan dana pihak ketiga (DPK) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti yang dikhawatirkan publik.

Selanjutnya, apabila pengelolaan investasi berhasil dioptimalkan, Dony mengatakan bahwa hal ini dapat menjadi bekal untuk membantu Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Karena itu, kami saat ini sedang memilih sektor-sektor (sektor strategis di BUMN) yang akan dilakukan investasi. Kemudian kita menghitung impact-nya, baik impact secara ekonomis maupun impact secara pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” kata dia.

Dony menegaskan, Danantara juga jauh dari intervensi-intervensi pemerintah karena beroperasi secara komersial yang tentunya menerapkan prinsip-prinsip investasi yang baik dan benar.

Sebagaimana amanah Presiden Prabowo Subianto, pengelolaan BUMN melalui Danantara harus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Hal ini tercermin tidak saja dalam susunan kepengurusan Danantara, tetapi juga kepengurusan BUMN-BUMN yang tidak diintervensi oleh pemerintah termasuk yang baru-baru ini terjadi perubahan pengurus Himbara melalui RUPST.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen dari Presiden, waktu penyusunan pengurus Danantara, tidak satu pun ada titipan dari Pak Presiden. Semuanya dilakukan dengan proses asesmen yang baik. Penentuan orang (yang mengisi Danantara) dilakukan oleh profesional, sehingga kekhawatiran bahwa ini akan dipakai sebagai alat untuk macam-macam ini jelas tidak sama sekali,” kata Dony.

  • Danantara

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.