• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Wamenekraf Ingin Karya Pen...

Wamenekraf Ingin Karya Penulis Lokal Tembus Pasar Timur Tengah

Jumat, 16 Mei 2025, 07:04 WIB

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyatakan akan mendukung perlindungan hak cipta penulis lokal dan ingin karya-karyanya menembus pasar Timur Tengah.

"Harapan saya kita bisa menembus ke pasar, bukan hanya dari Asia Tenggara, tapi yang paling relevan adalah middle east (timur tengah)," kata Irene dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/5).

Ket. Foto: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyebut buku karya anak bangsa memiliki potensi besar untuk diekspor dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/5). — Sumber: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti

Irene mengatakan buku yang dijual ke pasar luar dapat dalam bentuk fisik maupun digital. Tiap karya yang disajikan pun tidak kalah bersaing dengan penulis dari negara lain karena penulis lokal mempunyai keunggulan berupa ide-ide menarik yang tidak akan habis digali karena budaya yang sangat beragam dan tumbuh bersama masyarakat Indonesia yang ramah dan hangat.

"Kenapa (diharapkan bisa menembus Timur Tengah)? Kita adalah salah satu populasi muslim terbesar dan jadi kepercayaan, kultur, dan apa yang kita merasakan di sini, itu mirip-mirip juga dengan mereka. Jadi, pasarnya itu ada," ujarnya.

Di samping itu, Irene menilai karya anak bangsa banyak diciptakan menggunakan hati, sehingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang mempunyai banyak kreator konten. Ia mencontohkan anak-anak muda masa kini sedang gemar melakukan "healing".

Dengan kreativitasnya, pengalaman tersebut dapat diabadikan menjadi sejumlah karya hanya dalam waktu singkat. Irene juga mencontohkan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono yang mampu membuat satu lukisan dalam sehari setelah berkunjung ke suatu tempat.

"Jadi, harapan saya, kita akan dibantu, kita akan ekspor, kita akan menulis dan, ayo kita bersatu, kita berangkat, jangan sendiri-sendiri, tapi bersama-sama," ucap Irene.

Irene juga mengajak masyarakat untuk berhenti membeli buku bajakan sebagai langkah untuk menghargai karya penulis dan menjunjung nilai orisinalitas.

Menurutnya salah satu cara untuk membaca buku yang belum dapat dibeli yakni meminjam koleksi teman ataupun berkumpul untuk membuat sebuah perpustakaan kecil bersama-sama.

"Mulai dari pembeli, kita punya pilihan mau beli bajakan atau tidak. Mari kita sama-sama mengumpulkan sebuah keputusan, setop untuk membeli buku-buku yang bajakan. Buku-buku mahal, pinjam sama teman, ayo bikin library kecil-kecilan antara teman," kata dia.

Pemerintah, katanya, juga akan terus mendorong penguatan perlindungan terhadap Hak Kekayaan Intelektual (HKI) penulis lokal, serta ikut serta melindungi IP baik secara manual atau digital.

" Kita harus memastikan bahwa IP diperlindungi dan ini bukan isu yang baru yang ada di depan kita, tapi di antara multiple stakeholders," tambahnya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.