- Home
-
- Megapolitan
-
- Stasiun Bekasi Integrasi M...
Stasiun Bekasi Integrasi Modernisasi Perkeretaapian
Jumat, 16 Mei 2025, 03:46 WIBBEKASI â Stasiun Bekasi menjadi simpul integrasi strategis yang memperkuat transformasi layanan. Selain itu, juga mendukung strategi modernisasi perkeretaapian nasional untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga secara berkelanjutan.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyatakan Stasiun Bekasi terus menunjukkan geliatnya sebagai simpul transportasi strategis di timur Jakarta.
âSelain melayani pelanggan harian Commuter Line, stasiun Bekasi juga menjadi titik naik-turun penting pengguna Kereta Api Jarak Jauh,â ucap Anne, Kamis.
âFungsi ganda inilah yang menjadikan Stasiun Bekasi bukan sekadar perlintasan, tetapi juga mode utama dalam sistem mobilitas urban dan antarkota,â tambah Anne.
Dia menjelaskan bahwa peningkatan pengguna Stasiun Bekasi tak terlepas dari fungsinya yang kini lebih kompleks dan strategis.
âBekasi kini tak hanya menjadi kota penyangga, tapi pusat pergerakan. Perannya dalam sistem Commuter Line maupun kereta jarak jauh sangat penting dalam mendistribusi arus penumpang koridor timur,â ujar Anne.
Dia menyebutkan data mencatat lonjakan pengguna Commuter Line di Stasiun Bekasi, dari 9.426.792 pada tahun 2023 menjadi 10.890.061 penumpang berangkat dan 10.299.789 penumpang tiba pada tahun 2024.
âIni berarti terjadi peningkatan keberangkatan sekitar 15,5 persen dan penurunan sebesar 9,3 persen dalam waktu satu tahun,â katanya. Tren positif berlanjut pada awal 2025 dengan 3.575.241 penumpang berangkat dan 3.391.138 penumpang tiba selama periode Januari-April.
Untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh, Stasiun Bekasi juga mencatat lonjakan. Pada tahun 2023, jumlah penumpang KA JJ tercatat 855.538.
Angka ini naik drastis menjadi 1.155.880 penumpang tahun 2024 atau meningkat 35,1 persen.
Peran Stasiun Bekasi sangat besar dalam mendekatkan layanan KA JJ ke masyarakat wilayah timur Jakarta seperti Bekasi-Tambun-Cibitung hingga Cikarang. Volume penumpang naik-turun KA JJ lebih dari satu juta per tahun. Ini dapat mengurangi kebutuhan ke Pasar Senen dan Gambir.
Peningkatan volume penumpang didukung fasilitas baru gedung Stasiun Bekasi seluas 3.600 meter persegi. Inijuga dilengkapi dengan ruang tunggu ber-AC, fasilitas disabilitas, lift, eskalator, vending machine tiket, dan digital signage modern. Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Akses Jalan Penghubung OKU Selatan-Bengkulu Sudah Bisa Dilalui
-
Proyek Waste to Energy Diserbu 24 Perusahaan, Danantara Buka Peta Persaingan
-
Polisi Ungkap Kronologi Tabrakan Commuter Line dan Truk di Tangerang
-
Tidak Tolerir Kecelakaan di Tangerang, KAI Commuter Line Tempuh Jalur Hukum!
-
Pelecehan di Kereta
-
Waktu Tempuh KRL Makin Cepat, DPR Tekankan Aspek Keselamatan dan Kenyamanan Penumpang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.