Warga Mengungsi, 90 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Rumpin

Senin, 25 Mei 2026, 16:28 WIB

KABUPATEN BOGOR -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 90 rumah warga mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang di Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Rumpin pada Minggu siang sekitar pukul 14.30 WIB.

Ket. Foto: Petugas BPBD melakukan penanganan rumah rusak akibat diterjang angin kencang di Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/5). — Sumber: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor

“Curah hujan tinggi disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan genting,” kata Adam.

Ia menjelaskan, rumah terdampak berada di Kampung Parakanomas RT 01, 02, dan 03 RW 01, Desa Tamansari. Dari total 90 rumah yang terdampak, tujuh rumah mengalami rusak sedang dan 83 lainnya rusak ringan.

BPBD mencatat rumah rusak sedang di antaranya berupa tembok ambruk hingga atap rumah terbawa angin. Sementara kerusakan ringan didominasi bagian atap dan genting rumah yang beterbangan akibat terpaan angin kencang.

Selain kerusakan rumah, dua keluarga dengan total 10 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat di sekitar lokasi karena kondisi rumah mereka mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sebagian warga juga mulai memperbaiki rumah mereka secara mandiri.

BPBD Kabupaten Bogor menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk melakukan asesmen, koordinasi dengan aparatur setempat, serta memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

“Petugas juga telah mendistribusikan bantuan terpal kepada warga terdampak untuk penanganan sementara,” kata Adam.

BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama hujan deras disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan kerusakan bangunan maupun pohon tumbang.

Saat ini kondisi di lokasi kejadian dilaporkan mulai kondusif dan sebagian rumah warga telah diperbaiki sementara agar tetap dapat dihuni.

  • angin kencang bogor

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.