RI Pasang Kuda-Kuda! Strategi Ekonomi Disiapkan di Tengah Gejolak Global

Jumat, 16 Mei 2025, 18:56 WIB

JAKARTA - Upaya mitigasi terhadap ketidakpastian global sangat penting karena ketidakpastian ini dapat berdampak besar pada berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, sosial, dan lingkungan. 

Mitigasi risiko membantu mengurangi kerugian, meningkatkan kesiapsiagaan, dan memperkuat stabilitas di tengah tantangan yang muncul. 

Ket. Foto: Aktivitas warga di permukiman padat di Kawasan Tamansari, Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/7/2024). — Sumber: Antara

Pemerintah Indonesia menyiapkan sejumlah kebijakan ekonomi sebagai respons atas ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh ketegangan geopolitik, suku bunga tinggi di negara maju, hingga perlambatan perdagangan dunia.

Meski tantangan global kian kompleks, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, Pemerintah tetap optimistis dapat menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional pada kisaran lima persen di tahun 2025.

“Dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global, Pemerintah telah menyiapkan dan menjalankan berbagai kebijakan jangka pendek, serta kebijakan jangka menengah untuk menyiapkan fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Haryo di Jakarta, Jumat (16/5).

Di level jangka pendek, pemerintah fokus memperkuat konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran, hingga subsidi transportasi dan listrik bagi kelompok tertentu.

Selain itu, percepatan belanja negara juga digencarkan untuk memperkuat dorongan fiskal.

Kemudahan berwirausaha juga menjadi perhatian utama. Pemerintah melaksanakan deregulasi perizinan dan menyiapkan revisi Peraturan Presiden tentang Bidang Usaha Penanaman Modal (BUPM).

Di sektor pembiayaan, target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) diperluas, termasuk implementasi Kredit Investasi Padat Karya dan fasilitasi pembiayaan bagi UMKM serta koperasi.

Dari sisi ekspor, Indonesia terus mendorong penyelesaian perjanjian perdagangan seperti Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) dan Perjanjian Perdagangan Bebas Kawasan Asia Pasifik (CPTPP), serta memperkuat penetrasi ke pasar non-tradisional, termasuk negara-negara BRICS.

UMKM berorientasi ekspor juga akan mendapat dukungan promosi dan fasilitasi.

Kemudian menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat pembentukan Satuan Tugas Deregulasi.

Tim telah mulai mengidentifikasi hambatan perizinan ekspor-impor yang sering dikeluhkan pelaku usaha.

Paket deregulasi yang tengah disiapkan diharapkan dapat mempercepat transformasi ekonomi, termasuk mendukung proses aksesi Indonesia ke Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Selain kebijakan jangka pendek, pemerintah juga menggulirkan langkah jangka menengah seperti percepatan hilirisasi industri, transformasi digital, dan transisi energi hijau.

Program hilirisasi meliputi pengolahan mineral strategis seperti nikel dan bauksit, serta pengembangan kawasan industri terintegrasi.

Transformasi digital difokuskan pada pengembangan infrastruktur merata, peningkatan kapasitas perusahaan rintisan (startup), serta digitalisasi UMKM dan layanan publik.

Di bidang energi hijau, pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik dan proyek energi bersih seperti PLTP Muara Laboh yang telah memperoleh pendanaan senilai 499 juta dolar AS dari AZEC.

“Kami menyadari bahwa mencapai pertumbuhan di atas lima persen membutuhkan kerja sama seluruh pihak, baik Pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Namun dengan kombinasi kebijakan jangka pendek yang adaptif dan kebijakan jangka menengah yang strategis, Pemerintah yakin pemulihan ekonomi akan terus berlangsung dan semakin kuat ke depan,” tutup Haryo.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.