Jaksa Agung Terima Kunjungan Mendiktisaintek Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan

Jumat, 16 Mei 2025, 16:23 WIB

JAKARTA — Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (16/5).

Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama strategis antara Kejaksaan dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam mendukung program-program pembangunan di bidang pendidikan tinggi secara akuntabel dan sesuai koridor hukum.

Ket. Foto: Jaksa Agung ST Burhanuddin terima kunjungan Mendiktisaintek Brian Yuliarto di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (16/5). — Sumber: istimewa

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, yang menyampaikan kolaborasi ini ditujukan untuk memastikan pelaksanaan program pendidikan tinggi berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik dan bebas dari potensi penyimpangan.

“Kami memandang kerja sama ini sangat strategis untuk memperkuat pelaksanaan program-program Kemdiktisaintek dari perspektif hukum. Ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi kelembagaan, termasuk dalam mendukung kegiatan akademik yang bermanfaat di lingkungan perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan Kejaksaan Agung tidak hanya akan memperkuat sisi pengawasan dan pendampingan hukum, tetapi juga membuka peluang dalam upaya pencegahan agar seluruh program berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain aspek pendampingan hukum, ruang lingkup kerja sama juga meliputi penguatan nilai-nilai antikorupsi dalam dunia pendidikan, termasuk integrasi pendidikan hukum dan etika publik ke dalam kurikulum pendidikan tinggi.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Harli Siregar, menyambut positif kerja sama ini dan menyampaikan harapannya agar kolaborasi tersebut membawa dampak nyata bagi kemajuan sektor pendidikan nasional.

“Pendampingan dari Kejaksaan, terutama dalam sisi pencegahan, akan memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya menciptakan tata kelola pendidikan tinggi yang lebih baik, transparan, dan berintegritas,” ujar Harli.

Dalam pertemuan ini juga hadir sejumlah pejabat tinggi dari kedua institusi, di antaranya Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Asep N. Mulyana, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara R. Narendra Jatna, Inspektur Jenderal Kemdiktisaintek Chatarina Muliana, Asisten Umum dan Asisten Khusus Jaksa Agung, serta jajaran pejabat lainnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat sinergi kelembagaan antara sektor penegakan hukum dan pendidikan tinggi, guna mendukung pelaksanaan program pembangunan nasional yang bersih, transparan, dan berkelanjutan.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.