Cegah Banjir, Pemerintah Kabupaten Maros Mulai Normalisasi Sungai

Jumat, 16 Mei 2025, 22:05 WIB

MAROS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai melakukan normalisasi sungai untuk mencegah banjir setiap musim hujan.

"Normalisasi sungai ini dengan cara pengerukan sedimen di sejumlah sungai di Kabupaten Maros," kata Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur di sela pengerukan Sungai Pammelakkang Jene di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Jumat (16/5).

Ket. Foto: Sungai Pammelakkang Jene di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros salah satu sungai yang masuk dalam kegiatan normalisasi sungai untuk mencegah banjir. — Sumber: ANTARA

Normalisasi sungai di Kabupaten Maros menyusul adanya banjir bandang pada Maret 2025 lalu, dan disikapi DPRD Sulsel yang diteruskan ke DPR RI untuk segera mengusulkan anggaran normalisasi sungai melalui APBN dan APBD Maros, serta bertemu dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang Suryadarma Hasyim.

Ia menyebutkan beberapa sungai yang perlu mendapat perhatian serius dalam program normalisasi, di antaranya Sungai Maros dan Sungai Pammelakang Jene di Kecamatan Lau, Sungai Diccekang di Moncongloe, Sungai Batangase di Mandai, serta saluran pembuangan Sungai Buttatoa di Turikale.

Dalam kesempatan tersebut, pihak BBWS membantu 10 unit ekskavator amfibi untuk proses pengerukan dan normalisasi sungai di Kabupaten Maros.

“Dengan dukungan alat berat itu diharapkan proses pengerukan dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” ujar Muetazim.

Sementara itu, salah seorang warga Maros di bantaran Sungai Pammelakkang Jene, Kecamatan Lau, Radia, mengatakan sangat bersyukur dengan adanya normalisasi sungai itu.

"Semoga musim hujan ke depan tidak lagi banjir setelah dilakukan normalisasi sungai," ujarnya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.