Milan dan Bologna Berburu Trofi Penebus Musim
Rabu, 14 Mei 2025, 06:25 WIBROMA â AC Milan dan Bologna akan saling jegal di Stadio Olimpico, Kamis (15/5) dini hari WIB. Mereka akan memperebutkan trofi Coppa Italia dan menebus musim yang belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Kedua tim datang ke Roma dengan harapan besar, namun juga dengan beban sejarah yang tak ringan.
Milan terakhir kali mengangkat trofi Coppa Italia pada tahun 2003. Sedangkan Bologna harus menengok jauh ke belakang, ke tahun 1974, saat terakhir kali mencicipi gelar domestik tersebut. Bagi Rossoneri, laga ini juga menjadi jalan pintas menuju kompetisi Eropa musim depan setelah tertinggal di klasemen Serie A.
Pelatih AC Milan, Sergio Conceicao, menyadari pentingnya momentum dan kesempatan langka ini. âKami sudah meraih Supercoppa di awal tahun. Sekarang waktunya menyelesaikan musim dengan semangat yang sama,â tutur Conceicao.
Tidak mudah sampai di final, tapi tim sudah menunjukkan karakter. Milan terakhir kali meraih dua trofi dalam satu musim pada tahun 2008. Dia ingin mengulang momen itu.
Milan tampil dalam performa menanjak. Dalam enam laga terakhir semua kompetisi, meraih lima kemenangan. Ini termasuk kemenangan 3-1 atas Bologna di San Siro pekan lalu. Meski sempat tertinggal lewat gol Riccardo Orsolini, Rossoneri bangkit lewat dua gol Santiago Gimenez dan satu gol Christian Pulisic.
Keputusan Conceicao beralih ke formasi tiga bek sejauh ini membuahkan hasil. Fikayo Tomori, yang sempat cedera ringan, diperkirakan kembali mengisi pos di jantung pertahanan bersama Gabbia dan Pavlovic. Di lini tengah, Youssouf Fofana kembali tersedia. Sedangkan Rafael Leao siap kembali setelah menjalani hukuman akumulasi kartu.
Di lini depan, Conceicao memiliki dilema positif. Dia harus memilih antara Gimenez, Tammy Abraham, dan Luka Jovic untuk menjadi penyerang utama dalam formasi 3-4-2-1. Mereka akan didukung Leao dan Pulisic.
Sementara itu, Bologna datang ke final dengan status underdog, namun tak bisa dianggap enteng. Di bawah arahan Vincenzo Italiano, Rossoblu menyingkirkan Monza, Atalanta, dan Empoli. Bologna total mencetak sembilan gol dan hanya kebobolan dua kali.
Conceicao tahu siapa lawan di final. Tapi Coppa Italia memberi peluang berbeda. DIa sudah membuktikan bisa bersaing. Bologna tidak setiap tahun bermain di final. âKami akan memberikan segalanya untuk membawa pulang piala, setelah 50 tahun,â tegas Italiano.
Penampilan Riccardo Orsolini menjadi andalan utama Bologna musim ini, dengan torehan 15 gol di semua kompetisi. Dia akan didampingi Thijs Dallinga yang mencetak dua gol ke gawang Empoli di semifinal. Sedangkan Dan Ndoye, pencetak gol kemenangan atas Milan di bulan Februari, akan bersaing dengan Cambiaghi dan Dominguez di sayap kiri.
Di lini belakang, Davide Calabria berpeluang menghadapi mantan klubnya. Ia akan bersaing dengan Emil Holm dan Lorenzo De Silvestri untuk mengisi posisi bek kanan. Bologna dipastikan tidak diperkuat Santiago Castro yang masih bermasalah dengan cedera kaki.
Pertemuan ini akan menjadi yang ke-15 kedua tim di ajang Coppa Italia. Sejauh ini Milan unggul tipis dengan enam kemenangan berbanding empat milik Bologna.
Lebih Berprestasi
Secara keseluruhan, Milan lebih akrab dengan trofi Eropa ketimbang domestik. Meski telah mengoleksi tujuh gelar Liga Champions, baru lima kali juara Coppa Italia. Catatan tersebut menjadi salah satu motivasi tambahan bagi para pemain Milan yang ingin menulis sejarah baru.
Sebaliknya, bagi Bologna, final ini kesempatan mengangkat kembali harga diri klub. Setelah sekian lama berada di bayang-bayang tim-tim besar, Rossoblu kini punya peluang emas untuk mengukir sejarah.
Bologna bisa membawa pulang trofi yang terakhir dicicipi saat lawan di final masih bernama Palermo. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Igor Tudor Bawa Juventus Kalah Tiga Kali Beruntun, Tak Takut Dipecat
-
Stok Cabai Melimpah, Pasokan Aman untuk Ramadhan–Idul Fitri 1447 H
-
Axa Layanan Asuransi Khusus Rawat Jalan
-
Pawai Lampion Imlek 2577 di Singkawang, Ribuan Warga Padati Sejumlah Ruas Jalan Utama
-
Berikut Daftar Finalis Thomas Cup dan Uber Cup
-
Sungai Asam Meluap, Dua Dusun di Koto Kaciak Agam Terendam Banjir
-
Inter Ogah Siapkan Strategi Khusus Menjelang Derby Milan, Angkuh atau Percaya Diri?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.