Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok Melimpah! Bulog Yogyakarta Borong 111 Ribu Ton Gabah, Ada Apa?

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 12:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stok Melimpah! Bulog Yogyakarta Borong 111 Ribu Ton Gabah, Ada Apa? Doc: ANTARA/HO-Kanwil Bulog Yogyakarta
Ket. Kanwil Bulog Yogyakarta melakukan penyerapan gabah dari petani pada Mei 2025.

YOGYAKARTA – Serapan gabah oleh Bulog sangat penting karena memiliki dampak besar pada stabilitas harga pangan, kesejahteraan petani, dan ketahanan pangan nasional.

Serapan gabah membantu menjaga kestabilan harga pascapanen sehingga petani tidak mengalami kerugian akibat fluktuasi harga, serta memastikan ketersediaan beras untuk masyarakat di masa depan.

Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta mencatat capaian positif dalam penyerapan gabah petani pada musim panen tahun ini yang mencapai 111.000 ton, sehingga harus menyewa gudang tambahan.

"Sampai 11 Mei, total penyerapan mencapai 111.000 ton setara beras," kata Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Yogyakarta Ninik Setyowati di Yogyakarta, Selasa (13/5).

Menurut dia, pencapaian ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara Bulog, Polri, TNI, dinas pertanian di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, petani, dan mitra penggilingan.

"Sampai pertengahan Mei, target penyerapan gabah/beras di Provinsi DIY telah tercapai. Ini menjadi bukti komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan serta menstabilkan harga di tingkat petani," katanya.

Ia mengatakan meskipun target Provinsi DIY sudah tercapai, namun Bulog masih terus melaksanakan penyerapan gabah/beras sebagaimana arahan pemerintah.

"Hingga saat ini harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) masih tetap Rp6.500 per kilogram (kg), sedangkan HPP beras yaitu Rp12.000 per kg," katanya.

Ninik mengatakan dengan tingginya serapan gabah/beras yang disimpan dalam gudang, saat ini seluruh gudang Bulog di wilayah DIY terisi penuh, sehingga untuk mengantisipasi penumpukan dan menjaga kualitas beras, Bulog Yogyakarta telah menyewa total 78 unit gudang filial termasuk yang berada di Kantor Cabang Banyumas maupun Magelang dan 28 unit di antaranya berada di Provinsi DIY.

"Kami menyewa gudang tambahan berkapasitas total sekitar 66 ribu ton untuk menampung stok, ini sebagai langkah antisipatif. Meskipun berstatus gudang sewa, proses penyimpanan tetap sesuai standar, sehingga kualitas beras tetap terjaga," katanya.

Ia mengatakan beras yang telah diserap akan digunakan sebagai bagian dari cadangan beras pemerintah (CBP), termasuk untuk mendukung program bantuan pangan dan intervensi harga jika dibutuhkan.

"Bulog memastikan bahwa seluruh proses penyimpanan dan distribusi dilakukan sesuai standar agar stok tetap aman dan layak konsumsi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.