Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Hasil Kudeta Mencoba Membangun Citra di Burkina Faso

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 05:38 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Presiden Hasil Kudeta Mencoba Membangun Citra di Burkina Faso Doc: Wikipedia
Ket. Ibrahim Traoré, Presiden Burkina Faso

Kapten Ibrahim Traoré, Presiden Burkina FasoDikutip dari Wikipedia, Traore adalah bagian dari kelompok perwira militer yang mendukung kudeta Burkina Faso Januari 2022 dan membawa junta militer Gerakan Patriotik untuk Pengawalan dan Pemulihan ke tampuk kekuasaan. Ia menjabat sebagai kepala unit militer di Kaya, sebuah kota di utara Burkina Faso, baik sebagai bagian dari "Cobra" atau unit artileri. Dia salah satu dari banyak perwira muda yang berperang melawan pemberontak di garis depan selama pemberontakan jihadis di Burkina Faso.Kapten Ibrahim Traoré, lahir tahun 1988, adalah sosok yang tak bisa diabaikan di panggung politik Afrika Barat. Di usia 30-an, ia memimpin kudeta militer yang menggulingkan rezim junta sebelumnya. Namun, tak seperti banyak pemimpin militer lainnya yang langsung mengejar pangkat dan kemewahan, Traoré justru mengambil jalur yang terkesan "populis"—ia menolak menyematkan gelar jenderal pada dirinya, bahkan memilih untuk tidak mengambil gaji sebagai presiden.
Lewat langkah-langkah simbolik ini, ia mengirimkan pesan kuat kepada rakyatnya: bahwa ia tidak buta harta, dan bahwa kekuasaan bukanlah tiket menuju kekayaan pribadi.
Lebih dari sekadar simbol, Traoré juga melakukan reformasi yang cukup radikal. Ia mencoba memerangi korupsi, memperjuangkan lapangan pekerjaan lokal, serta berupaya menciptakan nilai tambah dalam negeri melalui hilirisasi industri emas. Dengan membatasi ekspor bijih mentah (ore) dan mendorong pemrosesan emas di dalam negeri, ia membangkitkan harapan baru di Burkina Faso—sebuah negara tanpa akses laut yang kerap dilanda instabilitas dan pergantian rezim.
Sebagai penikmat politik, saya pribadi tidak alergi terhadap kudeta , pergantian rezim ataupun otoritarianisme . Tetapi kenyataannya, mayoritas junta militer/diktator hanya bertahan sementara sebelum tergelincir dalam godaan kekuasaan dan memperkaya diri sendiri. Visi awal kerap hilang ditelan kenyamanan kekuasaan.
Meski saya mencium aroma otoritarianisme dalam kepemimpinan Traoré, saya juga sadar bahwa dalam konteks tertentu, stabilitas tak selalu lahir dari demokrasi. Ada kalanya, negara justru membutuhkan tangan besi—selama tangan itu bekerja untuk rakyat, bukan untuk kantong pribadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.