- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Desak Gencatan Senja...
Trump Desak Gencatan Senjata Tanpa Syarat Rusia-Ukraina, Zelenskyy: Ukraina Siap Mulai Kapan Saja
Jumat, 09 Mei 2025, 15:15 WIBJAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mencuatkan peran aktifnya dalam konflik Rusia-Ukraina dengan menyerukan gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari. Seruan itu disampaikan lewat platform Truth Social pada malam 8 Mei, tak lama setelah ia melakukan pembicaraan via telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Trump menekankan pentingnya kedua negara menghormati kesucian negosiasi langsung dan memperingatkan bahwa jika kesepakatan gencatan senjata diabaikan, AS bersama mitra internasionalnya akan memberlakukan sanksi tambahan terhadap pihak yang melanggar.
âRibuan tentara muda meninggal setiap minggu, dan semua orang harus menginginkannya BERHENTI. Sebagai Presiden, saya akan tetap berkomitmen untuk mengamankan Perdamaian antara Rusia dan Ukraina, dan Perdamaian Abadi akan terwujud!â tulis Trump.
Dalam pernyataan terpisah di Telegram, Zelenskyy menyambut positif gagasan gencatan senjata, menyebut Ukraina siap melaksanakannya "kapan saja", dan menyatakan kesiapan untuk kembali ke meja perundingan.
âKami berharap Rusia menyetujui usulan ini... Namun, agar ini terjadi, Rusia harus menunjukkan keseriusan niatnya untuk mengakhiri perang dengan memulai gencatan senjata penuh dan tanpa syarat.â tulis Zelenskyy.
Kedua presiden juga membahas langkah konkret menuju perdamaian dalam pembicaraan mereka, yang berlangsung beberapa jam setelah parlemen Ukraina meratifikasi perjanjian eksploitasi sumber daya alam antara AS dan Ukraina sebuah perkembangan yang memperkuat hubungan ekonomi sekaligus memperdalam kepentingan geopolitik AS di wilayah tersebut.
Seruan gencatan senjata Trump muncul di tengah tekanan internasional yang meningkat agar konflik yang telah berlangsung lebih dari dua tahun ini segera diakhiri. Meskipun belum ada tanggapan resmi dari pihak Rusia terhadap inisiatif ini, pernyataan Zelenskyy menegaskan kesiapan Ukraina untuk mengambil langkah nyata jika ada itikad baik dari Moskow.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
-
Aturan Tak Tertulis Berpakaian Anggota Kabinet, Ternyata Trump Tidak Menyukai Sepatu Coklat
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Zelenskiy Kirim Surat Terbuka ke Putin, Usulkan Pertemuan Akhiri Perang
-
Dinas Keamanan Ukraina Menganggap Serangan Russia terhadap Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir sebagai Kejahatan Perang
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.