Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pernyataan Tegas Mentan: Pertanian Wajib Serap Pekerja Terbanyak!

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 19:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pernyataan Tegas Mentan: Pertanian Wajib Serap Pekerja Terbanyak! Doc: ANTARA/Basri Marzuki
Ket. Ilustrasi- Warga mengumpulkan jagung yang telah dikupas di Desa Sibonu, Sigi, Sulawesi Tengah.

BALIKPAPAN - Sektor pertanian, termasuk kehutanan dan perikanan, berkontribusi sekitar 13-13,57% terhadap PDB Indonesia. Pertanian dapat menjadi basis pertumbuhan ekonomi di daerah pedesaan dan mendorong pertumbuhan sektor-sektor lain. 

Sektor ini menjadi sumber mata pencaharian utama bagi sebagian besar penduduk, terutama di daerah pedesaan. 

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman meminta sektor pertanian bukan hanya menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional, melainkan juga sektor penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.

"Kontribusi tenaga kerja di sektor pertanian mencapai 28,5 persen dari total angkatan kerja nasional," ungkap Mentan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan di Auditorium Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (9/5).

Sektor pertanian adalah penyerap tenaga kerja terbesar di negeri ini. Karena itu, penguatan sektor itu adalah penguatan langsung terhadap rakyat,” kata Amran.

Ia menyampaikan, sektor pertanian tidak hanya penting dari sisi ekonomi dan ketahanan pangan, tetapi juga berfungsi sebagai penyokong keberlanjutan sosial melalui pembukaan lapangan kerja bagi jutaan rakyat Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Mentan menyoroti regenerasi petani serta mendorong keikutsertaan pemuda dalam program brigade pangan sebagai solusi jangka panjang.

Pertanian adalah sektor masa depan. Saya ajak generasi muda Kalimantan Timur ikut mengelola agribisnis secara modern, terstruktur, dan menguntungkan,” ujarnya.

Amran juga menegaskan peranan penyuluh pertanian di lapangan karena penyuluh merupakan ujung tombak pendamping petani dan pelaksana berbagai program strategis.

“Presiden telah mengeluarkan Inpres Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian. Kami akan alihkan status mereka dari daerah ke pusat, agar lebih sinergis,” ujarnya.

Selama masa transisi, Amran meminta para penyuluh tetap aktif mengawal program Optimalisasi Lahan (OPLAH), Luas Tambah Tanam (LTT), cetak sawah, serap gabah, dan Brigade Pangan.

Kalimantan Timur memiliki posisi strategis dalam peta pangan nasional. Dengan luas lahan yang masih potensial dan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim diharapkan menjadi penggerak swasembada di kawasan timur Indonesia.

“Kami targetkan Kalimantan Timur jadi lumbung pangan regional. Bahkan, bisa jadi provinsi penyuplai pangan ke daerah lain, dan juga ekspor ke negara tetangga,” tuturnya.

Di Balikpapan, mentan juga menyampaikan perkembangan sektor pertanian nasional yang mencatat pertumbuhan signifikan pada triwulan pertama 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.