Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi genjot perbaikan rumah tidak layak huni

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 13:35 WIB | Oleh:
Pemkab Bekasi genjot perbaikan rumah tidak layak huni Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Ket. Perbaikan rumah warga tidak mampu melalui program perbaikan rutilahu di wilayah Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Jumat.

Kabupaten Bekasi --\Pemerintah Kabupaten Bekasi Jawa Barat terus menggenjot program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), sebagai upaya menekan angka kemiskinan dan stunting melalui fasilitasi penyediaan hunian yang memenuhi aspek standar kesehatan.

"Program rutilahu termasuk SPALD-S menjadi bagian dari prioritas 100 hari kerja bupati dan wakil bupati Bekasi," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi Nur Chaidir di Cikarang, Jumat.

Dia menjelaskan, implementasi program rutilahu sudah mulai berjalan di wilayah Kecamatan Cikarang Selatan, Cikarang Timur, Serang Baru, serta secara bertahap di kecamatan-kecamatan lain.

Pemerintah Kabupaten Bekasi tahun ini menargetkan kegiatan renovasi rumah bagi warga tidak mampu itu mampu menjangkau sebanyak 1.670 unit hunian hingga November 2025.

Pemerintah daerah mengalokasikan pembiayaan senilai Rp20 juta kepada satu keluarga penerima manfaat program rutilahu, dengan rincian Rp17,5 juta untuk pembelian material bangunan serta Rp2,5 juta sebagai upah tukang.

Chaidir menyebutkan, bantuan keuangan itu bersifat stimulus untuk memberikan dorongan bagi pemilik rumah agar bisa menggerakkan sanak saudara, tetangga dan masyarakat sekitar bergotong-royong menuntaskan pekerjaan renovasi rumah tidak layak tersebut.

Dia juga menyatakan anggaran program ini mulai tahun depan diusulkan naik dari Rp20 juta per unit menjadi Rp40 juta sebagaimana arahan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Pihaknya tengah mengkaji rencana kenaikan bantuan tersebut dari sisi hukum termasuk melakukan konsultasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelum memutuskan perubahan nominal bantuan untuk tahun depan.

"Kita akan coba replikasi informasi dari provinsi yang sudah menyampaikan per unit rutilahu di posisi Rp40 juta," kata dia.(KR-PRA).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.