- Home
-
- Megapolitan
-
- Mulai 10-11 Mei 2025, Gedu...
Mulai 10-11 Mei 2025, Gedung Rempah VOC Buka Sampai Malam Hari
Jumat, 09 Mei 2025, 15:59 WIBJAKARTA - Masyarakat dapat menikmati pesona bekas Gedung Rempah VOC dan Plaza Romantis Museum Bahari pada 10-11 Mei 2025 di malam hari, seiring uji coba coba penerapan jam operasional tempat edukasi tersebut hingga 20.00 WIB.
Museum Bahari menjadi salah satu dari lima museum di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dilakukan uji coba penerapan jam operasional hingga malam hari, selain di Museum Sejarah Jakarta, Museum Seni Rupa & Keramik, Museum Wayang, dan Museum Betawi.
"Untuk mendukung jam buka tersebut, kami memaksimalkan potensi sarana dan kegiatan interaktif yang dapat dinikmati publik," ujar Kepala Unit Pengelola (UP) Museum Kebaharian Jakarta, Mis'ari saat dihubungi di Jakarta.
Selain kegiatan bekas gedung rempah VOC, pengunjung juga dapat menyaksikan pameran seni instalasi jaring Ghost Nets bertema "Awakening The Drifting Giants" , tentang tanggung jawab manusia terhadap lingkungan.
Pameran ini diadakan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Australia. Ini merupakan sebuah karta berbentuk hewan laut dari jaring melayang bekas pakai yang hanyut di perairan Kepulauan Selat Torres.
Pameran lainnya yakni "Membangun Di Lahan Basah" yang menarasikan tentang awal mula bangunan Museum Bahari (Gudang Rempah) pada masanya yakni abad 17.
Selain itu, kegiatan lainnya yang disiapkan menonton film animasi "ARUNG" serta film cerita pendek tema masyarakat pesisir karya pemenang lomba Bahari on Screen 2023 dan 2024 di BIOSEUM (Bioskop Museum Malahayati), serta selusur literasi sejarah di Perpustakaan Museum Bahari.
"Sebagai pengelola, saya menyambut baik gagasan (pembukaan museum hingga malam) tersebut. Harapannya lebih banyak masyarakat yang berkesempatan untuk kunjungi museum," ujar Mis'ari.
Semula, museum dibuka pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Gubernur Jakarta Pramono Anung lalu menjanjikan museum dibuka hingga malam hari untuk memberikan akses lebih luas bagi masyarakat termasuk pelajar dan warga yang membutuhkan fasilitas belajar atau rekreasi edukatif di luar jam kerja.
Upaya ini juga dalam rangka memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Para pengunjung bisa menikmati suasana museum yang berbeda pada malam hari sembari mengeksplorasi sejarah, seni, dan budaya Jakarta. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Demi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun per Desember 2025
-
Sel Punca Pulihkan Otak yang Rusak Akibat Stroke
-
Iran Sita Dua Kapal di Selat Hormuz Setelah Gencatan Senjata Diperpanjang
-
Museum Pendaratan Pesawat Amfibi di Danau Limboto
-
Sukses di Seoul dan Tokyo, G-Dragon Bakal Gelar Pameran "Ubermensch” di Singapura
-
Peresmian Wisata Juang Korps Brimob Polri
-
Optimalisasi Sumur Minyak Rakyat, Energi Lokal Jateng Siap Terdongkrak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.