Mengenal Liana Tasno, Dirut Perempuan yang Ukir Sejarah PSIM Yogyakarta

Jumat, 09 Mei 2025, 11:25 WIB

YOGYAKARTA – Euforia menyelimuti sepak bola Yogyakarta usai PSIM Jogja memastikan promosi ke Liga 1 2025/2026, bahkan dengan gemilang menjuarai Liga 2.

Di balik kesuksesan Laskar Mataram mengakhiri penantian 18 tahun untuk kembali ke kasta tertinggi, berdiri sosok Liana Tasno, Direktur Utama PSIM yang kini menjadi perbincangan hangat.

Ket. Foto: Sebelum memimpin PSIM, Liana Tasno telah malang melintang di industri olahraga. — Sumber: Instagram/yds

Yuliana Tasno, nama lengkapnya, mulai menakhodai PSIM pada Juli 2023, menggantikan Bima Sinung. Kiprahnya mencuri perhatian bukan hanya karena keberhasilan tim, tetapi juga karena ia menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi puncak di manajemen PSIM.

Sebelum memimpin PSIM, Liana telah malang melintang di industri olahraga. Pengalamannya sebagai Manajer Brand dan Komunikasi PSSI, keterlibatannya dalam Asian Games 2018, hingga di liga basket IBL, memberikan bekal berharga dalam mentransformasi PSIM.

Di bawah kepemimpinannya, klub menunjukkan perubahan signifikan, tak hanya fokus pada taktik tim, tetapi juga pembenahan aspek bisnis dan operasional.

"Liana Tasno adalah sosok visioner. Ia mampu membawa angin segar bagi manajemen PSIM dengan profesionalisme dan ketegasannya," ujar Aditya Wicaksono, seorang jurnalis olahraga di Yogyakarta.

"Keberhasilannya membawa PSIM promosi adalah bukti nyata kepiawaiannya dalam memimpin."

Pandangan serupa disampaikan oleh Erina Kartika, seorang pengamat sepak bola lokal. "Keberanian Liana untuk mendobrak dominasi laki-laki di manajemen sepak bola patut diacungi jempol. Ia membuktikan bahwa kompetensi dan strategi yang matang adalah kunci sukses, bukan gender," katanya.

Menatap Liga 1, tantangan besar menanti PSIM. Namun, dengan kepemimpinan Liana Tasno yang berlatar belakang mumpuni dan memiliki visi kuat, suporter Brajamusti dan The Maident memiliki harapan besar agar tim kesayangan mereka tak hanya sekadar bertahan. Namun, juga mampu bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Sosok Liana Tasno kini menjadi simbol kebangkitan PSIM dan inspirasi bagi perempuan di industri olahraga.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Yuniar Dwi Setiawati

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.