• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Google Chrome Tambahkan Pe...

Google Chrome Tambahkan Perlindungan AI Baru di Android: Lawan Penipuan Online Lewat Gemini Nano

Jumat, 09 Mei 2025, 15:05 WIB

JAKARTA - Google terus meningkatkan keamanan dan privasi pengguna Chrome, kali ini dengan memanfaatkan kecerdasan buatan Gemini Nano untuk melindungi pengguna Android dari penipuan online, terutama jenis penipuan yang menyamar sebagai peringatan keamanan palsu.

Sejak peluncuran Enhanced Safe Browsing pada 2020 — yang memberikan perlindungan waktu nyata terhadap situs berbahaya dan unduhan mencurigakan — Google telah memperkuat sistem keamanannya. Pada 2023, fitur ini diubah dari opsional menjadi standar, memperluas perlindungan terhadap phishing, ekstensi mencurigakan, dan malware. Kini, melalui Gemini Nano, Chrome melangkah lebih jauh.

Ket. Foto: — Sumber: Google

Gemini Nano adalah model AI ringan yang beroperasi langsung di perangkat Android, tanpa perlu koneksi ke server pusat. Ia telah dilatih untuk mengenali pola umum penipuan, termasuk situs yang meniru peringatan virus atau ancaman sistem palsu. Ketika AI ini mendeteksi niat jahat dari halaman web, peringatan akan ditampilkan kepada pengguna sebelum mereka terjerat jebakan digital.

Google menekankan bahwa jenis situs jahat seperti ini hanya hidup kurang dari 10 menit di internet, sehingga deteksi lokal di perangkat jauh lebih efektif dan responsif daripada metode pemblokiran tradisional berbasis server.

Jika halaman dianggap mencurigakan, pengguna akan menerima notifikasi peringatan lengkap dengan nama situs dan opsi tindakan:

  • Blokir akses

  • Lihat konten yang diblokir

  • Masukkan ke daftar putih
    Ini memberikan kontrol penuh pada pengguna, termasuk untuk berhenti berlangganan dari spam hanya dengan sekali ketuk.

Untuk saat ini, fitur ini hanya tersedia di Android, karena sebagian besar notifikasi penipuan terjadi di perangkat seluler. Namun Google menyatakan rencana ekspansi ke platform lain masih terbuka, tergantung dari respons dan efektivitas awal.

Google menyebutkan bahwa sistem AI ini di masa depan dapat diperluas untuk menangani bentuk penipuan lain seperti:

  • Pelacakan paket palsu

  • Penipuan pembayaran tol online

Dengan pendekatan AI berbasis perangkat, Google berharap bisa membuat pengalaman browsing di Chrome lebih aman tanpa mengorbankan privasi, karena data tidak dikirim keluar perangkat.

  • Google
  • Gemini AI
  • Google Chrome

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.