2.729 Calon Haji asal NTB Sudah Tiba di Arab Saudi

Kamis, 08 Mei 2025, 23:10 WIB

MATARAM – Sebanyak 2.729 calon haji (calhaj) Embarkasi Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, sudah tiba di Tanah Suci, Arab Saudi.

"Semua calhaj yang sudah tiba di Tanah Suci ini diberangkatkan dalam enam kelompok terbang (kloter), terakhir dari Kabupaten Bima yang terbang pada hari Kamis pukul 01.50 WITA," kata Ketua Tim Bina Haji Reguler Kanwil Kemenag NTB, Syukri, saat konferensi pers di Asrama Haji NTB di Mataram, Kamis (08/5).

Ket. Foto: Ketua Tim Bina Haji Reguler Kanwil Kemenag NTB, Syukri (tengah), didampingi Pelaksana Harian Kepala Pelayanan Kesehatan Embarkasi Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram, Hairul Yamin (kiri), di Asrama Haji NTB di Mataram, Kamis (8/5/2025) malam. — Sumber: ANTARA

Dikatakan pula, sementara jumlah calhaj yang belum diberangkatkan melalui Embarkasi Lombok sebanyak 1.818 orang. Mereka akan berangkat dalam lima kloter.

Dari 2.729 calhaj yang diberangkatkan ke Tanah Suci, dua orang tidak bisa berangkat karena meninggal dunia. Mereka berasal dari Lombok Timur dan Kabupaten Bima.

"Berdasarkan laporan petugas di Arab Saudi, seluruh calhaj yang sudah tiba di Tanah Suci secara umum dalam keadaan sehat. Meski ada yang terserang penyakit, sifatnya ringan karena perubahan cuaca," terangnya.

Selain itu, dua calhaj NTB yang meninggal dunia sebelum berangkat ke Tanah Suci bernama Sapiin (64) asal Kecamatan Sakra Timur dan Siti Maryam dari Kabupaten Bima.

"Yang dari Bima sempat dirujuk ke RSUD Provinsi NTB. Keduanya sempat masuk asrama haji," ujarnya.

Kedua calhaj yang meninggal dunia itu, kata dia, bisa mengajukan asuransi haji. Total asuransi yang diberikan adalah satu kali biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH) yang disetor untuk biaya pemberangkatan.

"Besaran BIPIH di NTB sebesar Rp56.764.801,00. Jumlah ini yang akan diterima oleh keluarga calhaj bersangkutan," katanya.

Menurut dia, pemberian asuransi ini bisa dilakukan jika kursi yang bersangkutan tidak dilimpahkan ke ahli warisnya. Jika nomor kursi dilimpahkan ke ahli waris, asuransi calhaj yang meninggal dunia gugur.

"Karena nomor kursi bisa dipakai kembali oleh ahli waris," ujar Syukri.

Khusus calhaj Kloter 7 berjumlah 393 orang dengan tujuh orang petugas. Kloter gabungan ini berasal dari Lombok Tengah dan Lombok Timur. Mereka dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Lombok ke Madinah, Arab Saudi, Jumat (9/5) pukul 13.50 WITA.

Dari hasil pendataan calhaj tertua pada Kloter 7 berusia 93 tahun atas nama Makiah alias Kicah asal Aikmel Lombok Timur dan calhaj termuda bernama Badrul Munir berusia 25 asal Kecamatan Masbagik, Lombok Timur. Dari kloter ini ada 108 orang lansia.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Pelayanan Kesehatan Embarkasi Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram, Hairul Yamin, menyebutkan dari 393 calhaj tergabung dalam Kloter 7, ada 62,5 persen calhaj masuk kategori risiko tinggi.

Untuk risiko tinggi berat, kata dia, sebanyak 48 orang, risiko sedang 72 orang, dan risiko ringan 125 orang serta yang benar-benar sehat sebanyak 144 orang.

“Namun, satu calhaj harus dirujuk ke RSUD Provinsi NTB untuk observasi karena mengidap hipertensi," katanya.

  • Embarkasi Lombok
  • jemaah calon haji asal NTB

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sandy Walsh Nyaman Beradaptasi Bersama Persib Bandung

Rektor Unsoed Diduga Terima Rp1 Miliar, Beri Akses Bawahan Loloskan Calon Maba

APBD Perubahan DKI Jakarta Turun, Kini Sebesar Rp79,59 Triliun

Syuting The Batman: Part II, Batmobile dan Glasgow Menjelma Jadi Gotham Bersalju

Eksploitasi Anak Orang Lain jadi Pengamen di Jakut, Sepasang pasutri Dicokok Satpol PP

KPK Ungkap Peran Guru sebagai Pengepul di Penawaran Kursi Maba Unsoed, Dihargai Rp50 hingga 500 Juta

Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor

KPK Jelaskan Alasan Sempat Periksa Warek Unsoed Kuat dan Noor Farid

Miris, KPK Ungkap Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed dan Jual Beli Kursi FPIK dan FH Jalur Mandiri

KPK Bongkar Modus Baru! Tersangka Penerimaan Maba Unsoed Diduga Jual Kursi FPIK dan FH, Begini Prosesnya

Kabar Gembira! Status Guru PPPK Paruh Waktu jadi Penuh Waktu Otomatis Tanpa Tes pada 2027, Peluang jadi PNS

Kodam XXIII Palaka Wira Bangun 90 Titik Sarana Air Bersih di Sulteng dan Sulbar

Siswa SMK di Salatiga Ciptakan Helm Pintar Siagaride, Inovasi Keselamatan Berkendara

Manfaatkan Sampah Jadi Gas Metana, Inovasi Pengolahan Limbah Dikembangkan di Makassar

Kreatif dan Ramah Lingkungan, Nelayan Manfaatkan Drum Plastik Bekas untuk Membuat Perahu

Hasil Piala Jerman: Frankfurt Bantai Tonis 11-0, Stuttgart Kalahkan Hansa

Kekeringan Makin Mengkhawatirkan! 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terdampak

Sandy Walsh Mengaku Dapat Beradaptasi dengan Baik

Hasil Liga Spanyol: Real Betis Menang Tipis 1-0 Atas Real Sociedad

Khasiat Jeruk dari Redakan Pilek hingga Cerahkan Kulit

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.