Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

QRIS Permudah Transaksi dan Perluas Pasar UMKM di Kepulauan Talaud

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 09:21 WIB | Oleh:
QRIS Permudah Transaksi dan Perluas Pasar UMKM di Kepulauan Talaud Doc: ANTARA/yds
Ket. BI berharap adopsi QRIS oleh UMKM di Talaud dapat terus meningkat, mendukung pertumbuhan ekonomi digital di wilayah perbatasan tersebut.

MANADO – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Talaud untuk memanfaatkan kemudahan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Penggunaan QRIS diyakini membawa banyak keunggulan, terutama dalam efisiensi transaksi dan perluasan jangkauan pasar.

Kepala BI Perwakilan Sulut, Andry Prasmuko, pada Senin (5/5/2025), menyatakan sosialisasi terus dilakukan agar UMKM Talaud akrab dengan sistem pembayaran digital ini.

"Kami mengenalkan kembali QRIS sebagai bagian dari transformasi digital sistem pembayaran yang efisien, cepat, dan aman," ujarnya. Menurutnya, adaptasi terhadap teknologi ini penting di era digital.

Salah satu keunggulan utama QRIS bagi UMKM, lanjut Andry, adalah kemampuannya membuka akses pasar yang lebih luas. Transaksi tidak lagi terbatas pada pembeli lokal.

"Jadi, pasar tidak hanya di Kabupaten Kepulauan Talaud, tapi bisa dari mana saja," jelasnya. Keunggulan lain adalah standarisasi; satu kode QR bisa digunakan oleh berbagai aplikasi pembayaran digital, seperti dompet elektronik dan mobile banking, sehingga memudahkan baik penjual maupun pembeli.

Manfaat ini dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Ibu Martha Sanger, seorang penjual kerajinan tangan di Talaud, mengaku sangat terbantu sejak menggunakan QRIS.

"Transaksi jadi lebih praktis, tidak perlu siapkan uang kembalian, dan lebih aman karena mengurangi transaksi tunai," ungkapnya. Ia menambahkan, "Pembeli dari luar daerah atau turis juga sering lebih suka bayar pakai QRIS, jadi lebih mudah buat mereka dan saya."

Dengan kemudahan, kecepatan, keamanan, dan potensi perluasan pasar yang ditawarkan, BI berharap adopsi QRIS oleh UMKM di Talaud dapat terus meningkat, mendukung pertumbuhan ekonomi digital di wilayah perbatasan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.