Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyelam SAR temukan jasad lansia di air terjun Takapala

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Penyelam SAR temukan jasad lansia di air terjun Takapala  Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Makassar
Ket. Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Daeng Jumba berusia 60 tahun yang sudah berada di kantong jenazah usai ditemukan selama pencarian tiga hari tenggelam di Air Terjun Takapala, Manilo, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin.

Makassar -- Tim penyelam dari SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad seorang warga bernama Daeng Jumba berusia 60 tahun yang dinyatakan tenggelam terseret Air Terjun Takapala Malino, di Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Jenazah korban ditemukan penyelam pada kedalaman sembilan meter di air terjun Takapala, Malino, Gowa," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar, Senin.

Korban dikabarkan keluarga hilang sejak Sabtu 3 Mei 2025 saat berada di sekitar air terjun setempat. Warga Pamolongan Lingkungan Biroro, Kecamatan Tinggi Moncong, itu diduga terseret arus air di lokasi kejadian saat hendak mengambil air.

Pria Lanjut Usia (Lansia) ini dinyatakan hilang selama tiga hari sampai akhirnya jenazahnya ditemukan setelah dilakukan pencarian sekitar 50 meter dari titik awal korban diduga terjatuh.

"Setelah ditemukan, korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman," ujar Arif menambahkan.

Sebelumnya, korban diduga terseret arus sesaat setelah memompa air sungai untuk mengairi kebunnya. Namun naas, korban terseret arus deras sungai dari air terjun Takapala selama tiga hari. Korban dinyatakan meninggal dunia oleh Tim Gabungan setelah ditemukan.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar Andi Sultan menyampaikan, pihaknya telah menerima informasi pada Sabtu (3/5) selanjutnya menurunkan tim ke lokasi.

Metode pencarian, dibagi menjadi tiga Search Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan asesmen menggunakan drone thermal, kemudian SRU kedua melakukan pencarian dengan perahu rafting di tambah dengan melakukan penyelaman di area sekitar air terjun Takapala.

Sedangkan SRU ketiga, melaksanakan penyisiran di sekitar sungai

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Menang 4-1 dari Newcastle, ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.