Sepanjang 2026, Pemkab Meranti Riau Telah Meremajakan 3.500 Hektare Kebun Kelapa
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 12:11 WIB | Oleh: Tim PenulisSELATPANJANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, meremajakan 3.500 hektare kebun kelapa secara bertahap sepanjang 2026 yang difokuskan pada penggantian tanaman tua tak produktif sekaligus mendorong hilirisasi pengolahan hasil panen.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kepulauan Meranti, Ifwandi, menjelaskan bahwa alokasi peremajaan lahan tersebar di delapan kecamatan dengan porsi terbesar di Kecamatan Rangsang. Sebanyak sepuluh kelompok tani telah menerima bantuan tahap awal berupa bibit, pupuk, dan dana penanaman.
"Sebagai langkah awal, sepuluh kelompok tani sudah menerima paket lengkap mulai dari bibit, pupuk, hingga dana penanaman yang kini sudah dieksekusi langsung di lahan masyarakat," kata Ifwandi di Selatpanjang, Riau, Selasa(20/10).
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kepulauan Meranti berkomitmen melakukan pengawasan lapangan secara berkala bersama jajaran kecamatan untuk memastikan keberlangsungan tanaman hingga masa panen.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti Asmar menegaskan pentingnya pergeseran pola pikir petani dari sekadar memanen menjadi produsen barang jadi. Oleh karena itu pihaknya mendorong hilirisasi agar kelapa untuk diolah dulu jadi produk turunan yang harganya jauh lebih mahal di pasaran.
Asmar juga mengajak kaum milenial memanfaatkan teknologi digital guna memangkas rantai distribusi hasil pertanian. Langkah tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas harga jual di tingkat petani sekaligus membuka peluang bisnis baru.
"Anak muda jangan ragu bertani. Dengan sentuhan teknologi dan pemasaran digital, kebun kelapa ini adalah peluang bisnis yang menjanjikan lapangan kerja baru," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!