Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Cabut “Duty Free” Barang Bernilai Kecil dari Tiongkok dan Hong Kong

📅 Senin, 05 Mei 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Belum Ada Titik Temu

Sementara itu, kantor berita Kyodo News melaporkan pengakuan Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba pada Sabtu (3/5) yang belum mencapai titik temu dalam perundingan tarif dengan AS. Ishiba mengungkapkan ketidakpuasannya pada tarif 25 persen yang diberlakukan AS terhadap beberapa suku cadang mobil asal Jepang.

“Jepang akan terus meminta agar kebijakan tarif AS dipertimbangkan kembali," kata Ishiba kepada wartawan setelah bertemu Menteri Revitalisasi Ekonomi Ryosei Akazawa, yang menjadi juru runding dalam negosiasi dengan AS.

Ishiba menjelaskan bahwa negosiasi Jepang dengan AS mencakup semua tarif AS, termasuk yang dikenakan pada mobil, baja, dan aluminium.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.