Pemkab Bantul Siap Mendata Calon Siswa Sekolah Rakyat
Minggu, 04 Mei 2025, 17:45 WIBBantul - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pendataan terhadap anak-anak calon siswa atau peserta didik dalam program Sekolah Rakyat, sekolah untuk miskin agar mendapat pendidikan berkualitas.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Bantul Nugroho Eko Setyanto di Bantul, Minggu, mengatakan dalam mewujudkan Sekolah Rakyat, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan, salah satunya menyiapkan siswa yang bisa disasar dalam program Kementerian Sosial itu.
"Kalau untuk perekrutan guru, pembahasan kita belum sampai ke situ, saat ini kita informasi dari Dinas Sosial ini sedang mendata tentang anak-anak calon yang akan masuk di sana (Sekolah Rakyat)," katanya.
Dia menjelaskan terhadap anak anak berasal dari keluarga kurang mampu yang masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) tersebut, nantinya diseleksi oleh tim dari Kementerian Sosial RI.
"Untuk sementara ini kemarin informasinya yang masuk sebanyak 333 anak, tetapi tetap masih ada seleksi," katanya.
Dia mengatakan 333 anak tersebut sesuai dengan kebutuhan untuk Bantul, dengan harapan nantinya dapat dikaver Sekolah Rakyat yang akan didirikan di beberapa wilayah di Yogyakarta.
"Kalau kuota kan dari setiap sekolah 100 (anak), jadi di provinsi DIY itu ada dua Sekolah Rakyat, pertama di Sonosewu, Kasihan, yang satu lagi di wilayah Kabupaten Sleman saya lupa lokasi persisnya, jadi ada dua Sekolah Rakyat di DIY," katanya.
Terkait dengan kurikulum yang akan diterapkan dalam Sekolah Rakyat, Nugroho menyatakan belum mendapat arahan resmi dari pemerintah pusat.
Selain itu, katanya, mekanisme perekrutan tenaga didik belum ada petunjuk pelaksanaan.
"Kalau kurikulum belum ada koordinasi dinas, kita masih menunggu juklaknya. Dan untuk saat ini sementara baru yang SMA (Sekolah Menengah Atas), ini untuk yang SD dan SMP belum, kita masih menunggu," katanya.
- Bantul
- Sekolah Rakyat
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bantul Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Kebijakan dan Sistem Digital
-
Bupati Tulungagung Memang Kelewatan, Sepatunya Seharga Rp129 Juta
-
Efisiensi Jadi Kunci, Bos PHE Buka-bukaan Strategi Investasi Migas di Tengah Geopolitik Panas
-
Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat Lombok Timur Prioritaskan Warga Miskin
-
IPN Gandeng Unhas dan Perusahaan Tiongkok, Targetkan Produksi Padi 12 Ton per Hektare
-
Perlu Antisipasi Dini Risiko Stagflasi Global
-
Serat Palilah Diserahkan, Warga Pedak Baru Bantul Dapat Kepastian Tinggal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.