Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Samuel Wattimena Mendorong Kuliner Daerah Dipromosikan lewat Festival

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 23:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Samuel Wattimena Mendorong Kuliner Daerah Dipromosikan lewat Festival Doc: ANTARA 
Ket. Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena, di sela-sela pergelaran "Soto Vaganza 2025" di halaman Balai Kota Semarang, Minggu (4/5/2025).

SEMARANG – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena, mendorong kuliner-kuliner khas daerah dipromosikan lewat semacam festival untuk pengembangan ekonomi kreatif, seperti "Soto Vaganza 2025" di Semarang.

"Ini (soto) kan suatu kekayaan kuliner yang luar biasa untuk sebuah Kota Semarang. Dan bahwasanya ada teman-teman ini yang kemudian mengkoordinir dan punya data tersebut, menurut saya ini spesial sekali," katanya, di sela gelaran "Soto Vaganza 2025" di Semarang, Minggu petang.

Seiring dengan pergelaran "Soto Vaganza 2025", ia mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang dan komunitas-komunitas yang saling bersinergi untuk mengangkat soto yang menjadi salah satu kuliner khas Kota Atlas.

"Saya berterima kasih sekali karena dalam waktu kurang dari satu tahun mendapatkan tambahan info lagi mengenai kekayaan kuliner di Semarang. Ternyata, porsinya (yang dibagikan) ada 4.000-an," katanya.

"Soto Vaganza 2025" menyajikan sebanyak 4.478 porsi secara gratis diikuti oleh lima warung kuliner legendaris Kota Semarang, yakni Soto Bangkong, Soto Pak Darno, Soto Neon, Soto Pak Ra'an, dan Soto Mas Boed.

Kemudian, sekitar 50 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kuliner yang tergabung dalam PPJI (Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia), dan Komunitas Berkah (Membersamai Kami Menjadi Hebat).

Legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah (Dapil) 1 itu mengatakan bahwa pergelaran "Soto Vaganza" merupakan awal yang bagus untuk mempromosikan kuliner khas daerah, yakni Kota Semarang.

"Menurut saya ini spesial sekali. Walaupun tentunya ini baru langkah awal. Nantinya, kita mau ngapain nih dari sini? Itu yang nanti peli menjadi konsep bersama Ibu Wali Kota. Karena ini kan modalnya sudah kuat," katanya.

Bahkan, ia mengatakan bahwa "Soto Vaganza" bisa menjadi pendorong semacam even festival serupa yang mengangkat menu kuliner khas Kota Semarang lainnya, demikian juga daerah lainnya.

"Kalau bisa jangan hanya soto ya. Soto ini kan salah satu unggulan kuliner ya. Menurut saya, ini berkahnya ke dalam dan keluar buat masyarakat Kota Semarang. Ini kan modal pariwisata," katanya.

Tak hanya itu, ekonomi kreatif karena warung-warung soto dan kuliner tentu membutuhkan banyak tenaga kerja yang ke depan bisa dipadukan dengan digitalisasi melibatkan generasi muda.

"Banyak konten yang bisa dibikin. Bisa saja nanti bikin konten masalah menu, persiapan, hingga pekerja yang dilibatkan. Dan ini kan baru di Semarang. Coba kalau di Jawa Tengah dieksplor nih, kan lebih banyak," katanya.

Para pengusaha soto kuliner yang menjadi "legend" pun bisa menjadi penyemangat bagi para pelaku UMKM kuliner yang baru agar bisa mengembangkan bisnis secara lebih besar dan melegenda.

"Kan di sini (Soto Vaganza) sudah ada lima soto 'legend'. Yang lain juga bisa jadi 'legend'. Yang muda bisa mempelajari jadi 'legend' gimana sih caranya?" pungkas Samuel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.