Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurangi Ketergantungan Impor Pangan, Wamentan Kunjungi Kampus Belanda Perkuat Riset dan Teknologi Pertanian

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 11:33 WIB | Oleh:
Kurangi Ketergantungan Impor Pangan, Wamentan Kunjungi Kampus Belanda Perkuat Riset dan Teknologi Pertanian Doc: Humas Kementan
Ket. Wamentan RI Sudaryono (kiri) mengunjungi Wageningen University and Research (WUR) di Belanda, Kamis (1/5/2025).

JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengunjungi Wageningen University and Research (WUR) di Belanda untuk memperkuat kolaborasi riset dan teknologi pertanian guna mendorong transformasi sektor pertanian dan mengurangi ketergantungan impor pangan.

Berdasarkan keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (2/5), disebutkan, Wamentan didampingi Rektor IPB University Arif Satria, serta jajaran dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kunjungan yang berlangsung pada Kamis (1/5) itu menjadi bagian dari misi besar pemerintah Indonesia untuk menjalin kolaborasi internasional di bidang riset dan teknologi pertanian.

"Kami berada di Wageningen University and Research, universitas terbaik dunia di bidang pertanian. Bersama Prof. Arif Satria dan tim, kami mencari solusi atas berbagai tantangan pangan dan pertanian di Indonesia," kata Wamentan.

Wamentan menegaskan, kunjungan itu untuk mengeksplorasi dan mengadopsi teknologi pertanian mutakhir yang relevan bagi kondisi Indonesia. Upaya itu untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi ketergantungan impor, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Lebih lanjut, dia mengatakan, pencarian solusi teknologi terbaik yang dapat diadopsi atau dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan produktivitas nasional guna mengurangi ketergantungan impor pangan.

Langkah tersebut bertujuan mewujudkan swasembada pangan dan menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdaulat penuh dalam sektor pangan melalui peningkatan ekspor hasil pertanian.

"Sehingga kita bisa segera mewujudkan swasembada pangan dan menjadi negara yang betul-betul berdaulat dalam bidang pangan," ucapnya.

Dalam dialog bersama peneliti WUR, Wamentan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar itu juga menyoroti isu krusial terkait produktivitas kedelai, komoditas penting yang masih bergantung pada impor dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Indonesia tidak bisa terus bergantung pada kedelai impor. Kita butuh terobosan teknologi agar petani mampu memproduksi kedelai secara lebih efisien dan berdaya saing," kata Wamentan.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai potensi kerja sama seperti pengembangan varietas kedelai unggul yang adaptif terhadap iklim tropis, pemanfaatan sistem pertanian presisi (precision farming) berbasis data dan kecerdasan buatan.

Selain itu, model pertanian berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi input dan hasil panen, serta pertukaran peneliti dan pelatihan teknis bagi petani serta akademisi Indonesia.

"Kolaborasi ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal memperkuat sistem riset, inovasi, dan pendidikan pertanian di tanah air," kata Wamentan.

Menurut dia, Wageningen University unggul dalam agroteknologi dan riset tropis, sehingga Indonesia diharapkan dapat memanfaatkannya untuk mempercepat swasembada pangan dan membangun pertanian modern berbasis sains dan teknologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.