Kebakaran Dahsyat di Israel, Solidaritas Eropa Mengalir

Jumat, 02 Mei 2025, 12:07 WIB

ISRAEL - Kebakaran hebat melanda wilayah tengah Israel di dekat Latrun sejak Rabu (30/4/2025), dipicu oleh gelombang panas ekstrem dan angin kencang. Skala kebakaran yang meluas dengan cepat mendorong Israel untuk meminta bantuan internasional, yang direspons positif oleh sejumlah negara.

"Ini adalah kebakaran hutan terburuk yang pernah kami lihat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi cuaca sangat menantang, dengan panas yang luar biasa dan angin yang terus berubah arah, membuat upaya pemadaman sangat sulit," ujar Kapten Avi Cohen, juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Israel, kepada wartawan di lokasi kejadian.

Ket. Foto: Kebakaran hutan di dekat Latrun, Israel, semakin besar pada 30 April 2025. — Sumber: Times of Israel

Bantuan internasional pun berdatangan. Italia mengirimkan tiga pesawat pemadam kebakaran Canadair Super Scooper. "Kami turut prihatin dengan situasi di Israel dan siap membantu semaksimal mungkin. Pesawat-pesawat kami memiliki kemampuan untuk mengambil air dalam jumlah besar dari laut dan menjatuhkannya ke titik-titik api," kata Menteri Luar Negeri Italia, Luigi Di Maio, dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari kantor berita ANSA.

Rumania juga mengirimkan dua pesawat pemadam dan dukungan logistik. "Solidaritas adalah kunci dalam situasi darurat seperti ini. Kami berharap bantuan kami dapat membantu Israel mengatasi bencana ini," ujar Kolonel Andrei Popescu, kepala tim bantuan Rumania, kepada media setempat.

Spanyol dan Prancis juga menyatakan kesiapannya mengirimkan pesawat pemadam tambahan. "Kami akan mengirimkan dua pesawat untuk membantu memadamkan api. Kami berharap situasi ini dapat segera terkendali," kata Menteri Dalam Negeri Spanyol, Fernando Grande-Marlaska, dalam konferensi pers di Madrid.

Warga di sekitar area kebakaran mengungkapkan kepanikan mereka. "Kami sangat khawatir. Asap sudah mencapai rumah kami, dan kami bersiap untuk evakuasi jika diperlukan. Kami sangat berterima kasih atas bantuan internasional yang datang," ujar Sarah Levi, seorang warga Latrun kepada Channel 12 Israel.

Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran Israel terus berupaya keras memadamkan api dengan bantuan dari negara-negara sahabat. Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Yuniar Dwi Setiawati

Berita Terbaru

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

Polisi Buru Pemodal Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

Gempa M4,8 Guncang Perairan 84 Km Timur Laut Ruteng Manggarai NTT.

Rumah Adat di Kawasan Wisata Sade Lombok Terbakar.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.