TNI AL Tanam 1.200 Bibit Karang di Teluk Maumere
Kamis, 01 Mei 2025, 22:14 WIBKUPANG - TNI Angkatan Laut (Lanal) Maumere Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT dan Komunitas Ararat Coral Gardener berhasil menanam sebanyak 1.200 bibit karang di Teluk Maumere Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Maumere Kolonel Marinir Anjas Wicaksono Putro M.Tr.Hanla dalam keterangannya di Kupang Kamis mengatakan, kegiatan rehabilitasi terumbu karang di Teluk Maumere ini sangat membantu untuk menjaga ekosistem laut.
"Kegiatan rehabilitasi ini penting sekali untuk pelestarian terumbu karang sehingga memerlukan motivasi serta kemauan yang kuat,â kata Kolonel Anjas saat membuka langsung kegiatan tersebut.
Pada kesempatan itu, ia mengajak setiap pihak untuk harus menjaga terumbu karang ini dari oknum yang melakukan bom laut yang dapat merusak ekosistem laut.
âSaya tidak segan-segan akan menindak tegas pelaku bom laut yang dapat merusak dan membahayakan ekosistem di laut," katanya.
Kegiatan penanaman terumbu karang ini berlangsung di pesisir Pantai Wairita Kabupaten Sikka.
Lokasi ini dipilih karena merupakan wilayah Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) sekaligus lokasi wisata snorkeling, namun banyak terumbu karang yang telah hancur sehingga perlu dilakukan rehabilitasi.
Pada kegiatan tersebut, bibit karang yang ditanam ditempelkan pada media spiderweb (struktur buatan untuk pertumbuhan karang) sebagai media tumbuhnya, di mana dalam satu media terdapat 12 bibit karang.
Dengan demikian, jumlah keseluruhan media yang ditenggelamkan ke dasar laut sebanyak 100 substrat spiderweb yang berasal dari Ararat Coral Gardener-Teluk Maumere Program (TMP), sehingga totalnya sebanyak 1.200 bibit karang.
Adapun bibit karang yang ditanam berjenis Acropora Branching, Acropora Digitate, Acropora Tabulate. Bibit-bibit ini didapatkan dari karang patah yang berada di sekitar lokasi dan juga nursery/pembibitan karang di Wairotang Kabupaten Sikka.
Lebih lanjut, Martinus perwakilan KSDA NTT mengatakan, rehabilitasi terumbu karang ini masuk dalam kawasan konservasi laut yang dijaga oleh kewenangan pihaknya.
âOleh karena itu, program ini sangat membantu pemerintah guna menjaga ekosistem laut di Kabupaten Sikka," katanya.
Pihaknya berharap masyarakat yang turut serta dalam kegiatan ini dapat terlibat dalam memelihara dan menjaga terumbu karang hasil transplantasi tersebut, karena dampak dan hasilnya juga akan dinikmati oleh warga masyarakat sendiri. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
UNESCO Tetapkan 26 Cagar Biosfer Baru, Pertama bagi Islandia
-
10 Hektare Terumbu Karang di Pasir Putih Situbondo Rusak
-
Overstay, Imigrasi Jakarta Pusat Amankan Tiga WN Nigeria
-
Setelah "Climate Tipping Point" Terlampaui, Bisakah Bumi Kembali Pulih?
-
Garda Oto Rayakan Hari Jadi Tiga Dekade Bersama Pelanggan
-
Kualitas Udara Jakarta Kembali Menjadi Sorotan
-
Kemenag Libatkan Kampus untuk Bantu Program Masjid Ramah Pemudik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.