Wamen PPPA Panen Padi Bersama Masyarakat di Buleleng

Kamis, 01 Mei 2025, 21:45 WIB

Buleleng, Bali - Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan panen padi bersama masyarakat di Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis, sebagai upaya mendukung ketahanan pangan.

"Ini bukan hanya masalah panen, tetapi juga masa depan anak-anak kita. Dengan pangan yang sehat dan baik, ke depan anak akan tumbuh hebat dan berprestasi," kata Veronica Tan pada kegiatan Panen Bersama Padi Sehat Pribumi Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Persawahan Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kamis.

Ket. Foto: Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna saat melakukan penanaman padi bersama di Desa Nagasepaha, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (1/5/2025). — Sumber: Antara

Ia mengatakan ketahanan pangan sebagai kebijakan unggulan Presiden Prabowo Subianto saat ini merupakan gagasan yang progresif dan penuh harapan untuk masa depan bangsa.

Indonesia adalah negara yang subur dan potensial pada bidang pertanian karena selama 12 bulan selalu memiliki masa panen. Tidak ada satu hari pun di tanah air yang tidak subur bagi pertanian.

Veronika menjelaskan muara dari pertanian yang baik adalah pangan. Dengan pangan yang baik akan menghasilkan makanan bergizi yang selalu tersedia untuk keluarga.

Ketahanan pangan juga akan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata untuk seluruh anak-anak Indonesia.

"MBG tujuannya untuk menciptakan anak sehat, berkualitas, berprestasi. Saya yakin kalau berkomitmen sebagai orang tua, apapun yang terbaik akan diberikan untuk anak-anak. Sehingga (anak) jadi pintar, berkualitas dan berprestasi. Itu yang diinginkan," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan pembangunan di bidang pertanian, terutama pertanian padi, merupakan salah satu prioritas yang akan terus dikembangkan di kabupaten ujung utara Pulau Dewata tersebut.

Padi tidak hanya memberikan andil terhadap ketahanan pangan daerah, akan tetapi ikut berkontribusi terhadap perkembangan perekonomian.

Menurutnya, tantangan menyediakan beras yang masih menjadi makanan pokok masyarakat saat ini, ialah masih terjadinya alih fungsi lahan, perubahan iklim, hama dan penyakit, penurunan kesuburan tanah akibat pemakaian pupuk kimia yang berlebihan.

"Demikian pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi padi melalui metode ekstensifikasi dan intensifikasi dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan dengan mengelola lingkungan alami dan berkelanjutan," ucapnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.