Gubernur Iqbal Ingin Menghadirkan Perhelatan Besar Tiap Tahun di NTB
Kamis, 01 Mei 2025, 10:18 WIBMATARAM â Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) , Lalu Muhamad Iqbal, ingin menjadikan daerah yang dipimpinnya  sebagai destinasi unggulan yang setiap tahun menghadirkan perhelatan besar bertaraf nasional dan internasional guna menarik kunjungan wisatawan ke wilayah itu.
"Target saya tahun ini sebagai permulaan setiap satu bulan ada satu perhelatan besar. Tahun depan setiap dua minggu ada satu perhelatan besar dan tahun berikutnya setiap minggu harus ada perhelatan besar," kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, saat menggelar pertemuan dengan pelaku industri pariwisata dan asosiasi wisata, komunitas kreatif di NTB yang diterima dalam keterangan tertulis di Mataram, Kamis (01/5).
Ia menjelaskan bahwa NTB harus dikelola secara kreatif dan terencana agar mampu bersaing dengan destinasi lain di Indonesia maupun di tingkat global. Untuk itu, pihaknya mendorong semua penyelenggara acara atau event organiser (EO) untuk beralih menjadi pembuat acara atau event creator yang dulu menunggu, namun sekarang menciptakan acara itu.
"Tentu dengan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB," ujarnya.
Miq Iqbal sapaan akrabnya, meyakini perhelatan besar bukan hanya menjadi magnet kunjungan, tapi juga motor penggerak ekonomi lokal, promosi produk UMKM, dan pembuka peluang investasi.
"Yang saya ingin dorong adalah terutama untuk teman-teman EO mulai berpindah jangan menunggu proyek pemerintah proyek-proyek lain sekarang EO jadi event creator, kalian yang ciptakan," ucap Miq Iqbal.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, lanjutnya, akan terus memperkuat infrastruktur pariwisata, mulai dari meningkatkan konektivitas udara dan laut, untuk memastikan NTB mudah dijangkau, dan cepat dalam layanan. Selain itu dirinya menekankan persoalan sampah yang sedang dipikirkan solusinya dengan mengajak semua pengusaha hotel untuk turut serta memberikan sumbangsih agar NTB menjadi tempat nyaman bagi wisatawan.
"Kita sadar bahwa ada masalah di konektivitas kita coba seagresif mungkin untuk mencari alternatif tapi mungkin butuh waktu, seperti jalur penerbangan. Sekarang kita sudah mulai pengurus dua jalur baru kapal cepat Senggigi dan Mandalika dan persoalan yang lain sampah ini," terangnya.
Miq Iqbal menambahkan pertemuannya dengan para pelaku, asosiasi dan komunitas kreatif ini menjadi wadah diskusi terbuka untuk menyerap aspirasi dari pelaku wisata dalam menyusun road map pariwisata NTB lima tahun ke depan, dengan menekankan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
"Dengan pendekatan kolaboratif, NTB siap menatap masa depan pariwisata yang tidak hanya menarik wisatawan, tapi juga berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Diketahui Pemprov NTB telah meluncurkan sebanyak 58 kalender kegiatan pariwisata selama 2025. Kalender wisata ini guna memenuhi target kunjungan 2,5 juta wisatawan nusantara dan mancanegara yang mengunjungi destinasi wisata baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa selama 2025.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jadwal Liga Spanyol, Barcelona Ditantang Villarreal
-
BPBD DKI Jakarta Minta Masyarakat Waspada Potensi Tanah Longsor
-
Disperindag Babel Kumpulkan Distributor Cegah Kenaikan Harga Sembako Akhir Tahun
-
Sekolah Rakyat Mulai Pelajaran dengan Mengenal Lingkungan Sekolah
-
Simbol Kedaulatan: Suriah Miliki Mata Uang Baru
-
Wisatawan Mancanegara Mulai Datang, Antusias Hadir di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025
-
Cek Harga dan Spesifikasi Infinix Note 60 Pro: Seri Pertama Infinix Pakai Snapdragon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.