Tiga Bandara InJourney Airports Ini Persiapkan Reaktivasi Rute Internasional
Selasa, 29 Apr 2025, 11:58 WIBJAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mempersiapkan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dan Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung untuk kembali melayani penerbangan rute luar negeri.
Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan koordinasi tengah dilakukan dengan seluruh stakeholders bandara. Hal ini sejalan dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 26 Tahun 2025 yang menetapkan status tiga bandara tersebut sebagai bandara internasional.Â
âPersiapan tengah dilakukan, terutama dalam memenuhi syarat utama suatu bandara dapat melayani penerbangan internasional yakni terdapat unit atau personel untuk kegiatan kepabeanan, keimigrasian dan kekarantinaan. Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan,â ujar Faik dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Ia juga menambahkan InJourney Airports berterima kasih kepada Menteri Perhubungan yang baru saja menetapkan status internasional di tiga bandara tersebut.
Dan pihaknya berkomitmen untuk mengoptimalkan status internasional ini. Terkait rute internasional mana saja yang akan dibuka, pembahasan masih dilakukan bersama maskapai.Â
âPenetapan status internasional oleh Menteri Perhubungan diantaranya bertujuan agar tiga bandara dapat mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi, pengembangan pariwisata, serta peningkatan investasi dan perdagangan. InJourney Airports bersama maskapai tengah membahas rute internasional yang segera dioperasikan untuk dapat mencapai tujuan-tujuan tersebut. Di dalam waktu dekat, akan diinformasikan rute internasional mana saja yang akan dibuka,â jelas Faik.Â
Peningkatan standar pelayanan dan operasional di tiga bandara itu juga akan dilakukan sejalan transformasi yang tengah dijalankan InJourney Airports pada tiga pilar yakni Premises (infrastruktur dan fasilitas berstandar global), People (layanan personel berkualitas global) dan Process (operasional berbasis ekosistem), yang seluruhnya didukung penerapan teknologi sebagai Enabler.Â
Kesiapan operasi
Sementara itu, Direktur Operasi InJourney Airports Wendo Asrul Rose memaparkan saat ini ketiga bandara juga tengah melakukan kesiapan dari sisi operasional mencakup proses, personel, fasilitas dan infrastruktur.
âKetiga bandara sebelumnya pernah melayani rute luar negeri sehingga sudah memiliki fasilitas, infrastruktur dan personel yang memahami operasional dan layanan terkait penerbangan internasional. Ruangan untuk kegiatan kepabeanan, keimigrasian dan kekarantinaan juga sudah tersedia,â katanya.
Secara umum, lanjut Wendo Asrul Rose, ketiga bandara tersebut sudah memiliki seluruh sumber daya yang diperlukan guna melayani penerbangan rute internasional.Â
âKoordinasi dilakukan bersama stakeholders lain untuk proses dan berbagai hal lainnya, termasuk mengenai proses flight approval untuk penerbangan internasional,â jelas.Â
Adapun fasilitas dan layanan di tiga bandara tersebut sudah mendapat pengakuan, termasuk dari dunia internasional.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Lebih dari 50 Negara ingin Melakukan Perundingan Perdagangan dengan AS setelah Tarif Impor Berlaku
-
Setelah Sekian Waktu, Akhirnya Banyuwangi Memiliki Produk IG
-
Ragunan Bagi Jam Peraga Datwa Terkait Rencana Operasional Malam Hari
-
Wamendag Dyah Roro Esti Tinjau Stok dan Harga Pangan di Pasar Mayestik
-
Dukung Penurunan Harga Tiket, InJourney Airports Turunkan PJP2U dan PJP4U Sebesar 50%
-
Tiongkok Lengkapi Angkatan Darat Bangladesh dengan Tank Tipe 15 Baru yang Canggih
-
Erupsi Gunung Semeru Kembali Terjadi, Abu Vulkanik Mencapai 800 Meter
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.