Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aceh Ramai Pakai QRIS, BI: 1,6 Juta Transaksi Selama Ramadhan

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 17:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aceh Ramai Pakai QRIS, BI: 1,6 Juta Transaksi Selama Ramadhan Doc: ANTARA FOTO/Khalis Surry
Ket. Arsip - Pedagang melayani konsumen yang memindai kode sistem pembayaran QRIS saat berbelanja di gerai kuliner Pesta Rakyat, Banda Aceh, Aceh. 

BANDA ACEH - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh mencatat transaksi menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di Aceh selama Maret 2025 atau bulan Ramadhan 1446 Hijriah mencapai 1,6 juta transaksi.

"Dari sisi jumlah transaksi, di bulan Maret 2025 telah terdapat 1,6 juta transaksi QRIS di Aceh," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Aceh, Agus Chusaini di Banda Aceh, Selasa (29/4).

Pernyataan itu disampaikan Agus Chusaini dalam kegiatan "Halal Bihalal Penggiat Digitalisasi Sistem Pembayaran dan Ekonomi Syariah” di Kota Banda Aceh.

Agus menyampaikan berdasarkan pencatatan mereka, sampai dengan Maret 2025, telah terdapat 668.579 pengguna QRIS di Aceh, atau tumbuh 21,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya (yoy) sebanyak 549.101 pengguna.

"Sejalan dengan kenaikan pengguna, merchant QRIS juga telah tumbuh sampai dengan 195.327 merchant atau naik sebesar 32,94 persen (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 146.931 merchant," ujarnya.

Agus menyampaikan salah satu fokus Bank Indonesia saat ini adalah peningkatan akseptasi digital melalui peningkatan edukasi literasi keuangan non tunai.

QRIS, kata dia, dibuat untuk mendukung inklusi keuangan masyarakat melalui struktur biaya yang kompetitif. Di mana, Bank Indonesia menetapkan transaksi di bawah Rp500 ribu tidak dibebankan tarif, sedangkan transaksi di atas Rp500 ribu hanya dikenakan tarif 0,3 persen.

Sebagai upaya peningkatannya, BI Aceh terus melakukan berbagai upaya kolaborasi bersama Penyedia Jasa Pembayaran (PJP), pemerintah daerah, dan mitra lainnya melalui kegiatan strategis dan penyelenggaraan kegiatan.

"Kolaborasi ini untuk meningkatkan minat dan experience masyarakat dalam bertransaksi menggunakan QRIS," demikian Agus Chusaini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Trump Bantah Pernyataan Dub...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.