UMKM Semakin Maju, Kini Diajari Digitalisasi Pemasaran dan Keuangan
Senin, 28 Apr 2025, 14:26 WIBDENPASAR - Digitalisasi pemasaran dan keuangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan mendukung potensi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
"UMKM Bali belum sepenuhnya terdigitalisasi," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali I Wayan Ekadina di sela peningkatan (onboarding) UMKM di Denpasar, Bali, Senin.
Ia mengungkapkan total jumlah pelaku UMKM di Bali per Desember 2024 mencapai 448.434 usaha, atau naik 1,9 persen dibandingkan 2023.
Namun, dari jumlah itu baru 34 persen pelaku UMKM, yang mengaplikasikan digitalisasi baik dalam pemasaran dan keuangan.
Menurutnya, sejumlah upaya dilakukan di antaranya melalui kolaborasi meningkatkan digitalisasi UMKM melalui Bali Jagathita yang tahun ini memasuki agenda keenam.
Dalam ajang tersebut, pelaku UMKM diberikan edukasi transaksi dan manajemen keuangan secara digital melibatkan Bank Indonesia, lokapasar, lembaga jasa keuangan dan pihak terkait lainnya.
Pemprov Bali, lanjut dia, juga memiliki visi ekonomi Bali Kerthi yang menjaga kearifan lingkungan, termasuk sumber daya lokal, meningkatkan daya saing UMKM, inovasi serta berkelanjutan.
"Dengan ekonomi Kerthi Bali, onboarding UMKM apalagi Bali Jagathita dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Bali," ucapnya.
Penguatan kepada UMKM, lanjut dia, juga diharapkan meningkatkan rasio kewirausahaan di Bali.
Pemprov Bali, kata dia, menargetkan rasio kewirausahaan meningkat pada 2025 menjadi 3,75 persen dari sebelumnya mencapai 3,50 persen.
Ia menjelaskan rasio kewirausahaan berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi Bali per triwulan IV 2024 yang mencapai 5,19 persen atau di atas rata-rata nasional mencapai 5,0 persen.
"Semakin tinggi rasio pertumbuhan ekonomi akan mencerminkan kemajuan suatu negara terhadap ekonomi itu sendiri, yang berdampak kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Kementerian Ekonomi Kreatif mencatat UMKM memiliki peran besar terhadap ekonomi masyarakat karena berkontribusi sekitar 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi dan juga menyerap 97 persen tenaga kerja.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
BPBD Sampang Catat 94 Desa Terdampak Kekeringan dan Krisis Air Bersih 2026
-
On Gelar Seri Global On Squad Race di Jakarta, Angkat Semangat Komunitas Lari Urban
-
Kebakaran Hutan Menghancurkan Lebih dari 1.300 Hektare Hutan Bersejarah di Dekat Paris
-
Kemarau Melanda, BPBD Babel Siap Salurkan Air Bersih bagi Masyarakat
-
Dari Modal Rp5 Juta, Mama Khas Banjar Tumbuh Jadi Pusat Oleh-Oleh Berkat Digitalisasi
-
Inspiratif! Pasangan Kakek Nenek Asal Aceh Ini Nekat Setir Mobil ke Eropa Lewat Jalur Darat
-
Siti Fauziah Dorong UMKM Berdaya Saing, Pasar Jadoel Reborn Pabelan Jadi Motor Ekonomi Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.